Inflasi Juni 2026 Capai 0,44 Persen, Transportasi Penyumbang Utama
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.
Tiga calon presiden saat Debat Capres 2024 pada Minggu (7/1/2024). Tangkapan layar Live Streaming KPU RI
Harianjogja.com, JAKARTA—Survei terbaru Indikator Politik Indonesia merekam tren elektabilitas tiga pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden di tiga provinsi dengan pemilih terbanyak yaitu Jawa Barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim), dan Jawa Tengah (Jateng).
Survei Indikator ini menunjukkan, paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming (55,9% suara) masih menjadi penguasa Jabar. Paslon nomor urut 01, Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar (25,7%), dan nomor urut 03, Ganjar Pranowo–Mahfud MD (14,7%) tertinggal jauh.
Di Jatim, elektabilitas Prabowo-Gibran (48,2%) berada cukup jauh di atas Ganjar-Mahfud (24,5%) dan Anies-Imin (21,7%). Meski demikian, Prabowo-Gibran mengalami tren penurunan (awalnya 53,4%; turun 5,2%) dibanding survei pada akhir November 2023 lalu; berbeda dengan Ganjar-Mahfud (dari 22,8%; naik 1,7%) dan Anies-Imin (dari 12,6%; naik 9,1%) yang sama-sama mengalami tren peningkatan.
Di Jateng, Ganjar-Mahfud (42,4%) mendapat elektabilitas tertinggi. Prabowo-Gibran (41,4%) mengikuti ketat. Sementara Anies-Imin (10,1%) tertinggal jauh.
Meski Jateng dikenal sebagai “Kandang Banteng” alias daerah basis suara PDI Perjuangan, partai utama pendukung Ganjar-Mahfud, ternyata terjadi penurun tren elektabilitas paslon 03 itu.
Dibanding survei pada akhir November 2023, Ganjar-Mahfud (dari 51,7%) mengalami penurun cukup banyak (9,3%).
Berbanding terbalik dengan Prabowo-Gibran (awalnya 35,3%) yang mengalami kenaikan cukup signifikan (6,1%). Sementara Anies-Imin (dari 9%) cenderung stagnan (naik 1,1%). “Jateng, kabar baik buat Pak Prabowo, kabar buruk buat Mas Ganjar karena selisihnya kecil sekali. Jadi kami tidak tahu siapa yang unggul di Jateng. Mas Anies masih berjuang, ada kenaikan tapi sangat tidak signifikan,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, Kamis (18/1/2024).
BACA JUGA: Survei Capres 2024: Prabowo-Gibran Nyaris Kuasai Jawa, Jawa Tengah Tetap Kandang Banteng
Sebagai informasi, survei nasional Indikator ini diselenggarakan pada 30 Desember 2023 – 6 Januari 2024 dengan wawancara tatap muka. Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling, sementara margin of error-nya kurang lebih 2%.
Jumlah responden sebanyak 4.560 orang, dengan oversample di 13 provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, NTT, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.
Platform Sapa UMKM jadi strategi pemerintah untuk pembinaan berbasis data dan membuka kemitraan UMKM dengan industri besar.
Kemendag dorong UMKM penuhi syarat ekspor global. Regulasi ketat jadi tantangan utama, termasuk standar kesehatan dan lingkungan.
Gelombang panas ekstrem di AS tewaskan 25 orang, pecahkan rekor suhu, dan sebabkan listrik padam di ratusan ribu rumah.
My Esti tegaskan PIP di Kulonprogo tanpa potongan. Warga juga dorong sekolah gratis hingga SMA lebih diprioritaskan.