Kendala Gawai dan Jaringan Hambat Aktivasi IKD di Gunungkidul
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
Capres 03, Ganjar Pranowo saat berbincang dengan seorang pendukung yang sedang hamil saat berkampanye di Embung Kaliaji, Sangurejo, Kalurahan Wonokerto, Turi. Selasa (6/2/2024)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Ada-ada saja ulah masyarakat saat menghadiri kampanye calon presiden. Warga Sleman ini contohnya. Saat menghadiri kampanye Calon Presiden 03, Ganjar Pranowo di Embung Kaliaji, Sangurejo, Turi, Selasa (6/2/2023), perempuan yang tengah hamil tersebut menodong Ganjar untuk memberikan nama kepada calon anaknya itu.
Ganjar mendatangi lokasi kampanye sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, para pendukung setianya sudah memadati arena sejak pukul 14.00 WIB.
Kehadiran Capres 03 itu disambut meriah oleh para pendukungnya. Pada saat memasuki arena, mantan Gubernur Jateng ini diberikan jarang kepang untuk jatilan.
Di tengah-tengah keriuhan para pendukung terdapat pasangan suami istri Wahyu dan Reni yang sedang hamil. Meski harus berkumpul dengan peserta lain, Reni tetap semangat sehingga oleh pembawa acara diminta naik ke panggung.
“Dengar bapak mau ke sini, maka meski sedang hamil saya datang ke sini karena saya termasuk pendukung Pak Ganjar,” kata Reni pada saat di panggung, Selasa.
Sebagai pengukung, dia mengakui sangat mengidolakan Ganjar Pranowo. Oleh karena itu di masa kehamilannya yang memasuki sembilan bulan dua hari, maka Reni meminta agar anaknya diberikan nama oleh Capres 03 tersebut. “Kalau bapak berkenan mungkin bisa usul kasih nama untuk anak saya,” katanya.
Permintaan ini direspons Ganjar dengan mempertanyakan kehamilan ke berapa. Reni pun menjawab anak ke empat. “Anak keempat? Saya berharap setelah melahirkan bisa ikut KB,” kata Ganjar.
Menurut Ganjar, banyak anak tak lantas membuat rejeki menjadi melimpah. Pasalnya, ia menyakini keberadaan rejeki merupakan limpahan berkah dari Allah SWT.
Adanya pendukung hamil yang menghadiri kampanye, Ganjar lantas sedikit menyinggung pelaksanaan debat capres pada Minggu (4/2/2024).
Dia mengungkapkan, untuk mengatasi stunting dilakukan sejak dari kehamilan, bukan dengan memberikan makan gratis. “Gizinya harus terpenuhi, rutin cek kandungan dan suami harus terus siaga untuk membantu,” katanya.
Ganjar mengungkapkan, kehidupan 1.000 hari pertama memegang peranan penting untuk mencegah stunting. Oleh karena itu, pencegahan tidak hanya dalam kandungan, tetapi dilanjutkan setelah kelahiran. “Pemberian ASI ekslusif kepada bayi sangat penting dalam pencegahan stunting,” katanya.
Sementara untuk pemberian nama, Ganjar belum bisa memberikan secara langsung. Dia berdalih belum tahu jenis kelamin bayi yang dalam kandungan. “Saya minta nomornya, nanti akan saya WA siapa nama bayi itu,” kata Ganjar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Gunungkidul baru mencapai 6,4 persen. Disdukcapil memperluas layanan jemput bola untuk mengejar target 20 persen pada
Animaccord membantah tuduhan bahwa Masha and the Bear menjadi alat propaganda Rusia. Studio menegaskan serial itu hanya mengusung nilai persahabatan dan imajina
Maroko lebih diunggulkan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat pengalaman, organisasi permainan, dan performa konsisten.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Petisi online yang menargetkan Sarwendah menjadi viral dan memicu perdebatan di media sosial. Puluhan ribu dukungan diklaim telah terkumpul.
Manuel Neuer dan Riyad Mahrez resmi pensiun dari tim nasional usai Piala Dunia 2026, menandai berakhirnya era dua legenda sepak bola dunia.