DJP Catat Piutang Pajak Tak Tertagih Rp47,4 Triliun pada 2025
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Lembaga survei - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menemukan peluang untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diselenggarakan selama dua putaran masih ada tetapi peluangnya menipis.
Teranyar, survei Indikator yang diselenggarakan 28 Januari-4 Februari 2024 menemukan 51,8% responden menyatakan memilih pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam simulasi surat suara. Setelah itu, sebanyak 24,1% memilih paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan 19,6% memilih paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan potensi Pilpres dua putaran semakin menipis seiring dengan tren naiknya elektabilitas Prabowo-Gibran. Namun, apabila dua putaran terjadi pada 14 Februari 2024, maka pasangan Anies-Muhaimin memiliki potensi lebih besar untuk masuk ke putaran selanjutnya. "Kalau misalnya terjadi dua putaran, suara buat Mas Anies sama Gus Muhaimin untuk masuk putaran kedua lebih besar peluanganya ketimbang Ganjar-Mahfud, meskipun per hari ini selisihnya masih margin of error," terangnya pada konferensi pers, Jumat (9/2/2024), dikutip dari YouTube Indikator Politik Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Peneliti Indikator Politik Indonesia Hendro Prasetyo turut memaparkan bahwa basis kuat pemilih masing-masing paslon sudah mencapai level 80-90%. Hanya sekitar 10% pemilih di setiap paslon yang berpotensi mengalihkan dukungannya.
Baca Juga
Hasil Survei Menunjukkan Masyarakat Menilai Baik Kinerja Demokrasi Indonesia
Hasil Survei IndexPolitica: Elektabilitas Gerindra Paling Tinggi
Survei Populi Center: Prabowo Lebih Populer dari Capres Lainnya
Sementara itu, PDI Perjuangan atau PDIP menempati peringkat pertama dalam simulasi surat suara. Kemudian, elektabilitas PDIP itu diikuti oleh Gerindra, Golkar, PKB, PKS, Demokrat, Nasdem dan PAN. Hanya delapan partai yang elektabilitasnya mencapai ambang batas parlemen, sedangkan PPP, PSI dan lain-lain tidak mendapatkan cukup suara.
Survei Indikator terbaru itu diselenggarakan pada 28 Januari sampai dengan 4 Februari 2024. Populasinya yakni WNI dengan hak pilih pada Pemilu 2024 atau yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah. Proses penarikan sampel menggunakam multistage random sampling dan basis sampel nasional pada survei itu yakni 1.200 responden yang tersebar di seluruh provinsi secara proporsional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap untuk rute YIA–Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya, beserta tarif serta cara beli tiket.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.