Persib Pastikan Tim Aman usai Diduga Diserang Suporter
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Kantor Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Bawaslu Bantul terus memantau kemungkinan terjadinya pelanggaran saat masa tenang. Selain pemantauan langsung di lapangan, Bawaslu Bantul juga melakukan pengawasan terhadap aktivitas kampanye di media sosial peserta Pemilu 2024 saat masa tenang.
“Untuk kampanye di media sosial, kami ada tim. Ada 3-4 orang yang kami tugaskan untuk memantau akun-akun media sosial milik peserta Pemilu. Sampai saat ini, belum ada kegiatan baik di media sosial maupun di lapangan yang mengarah ke pelanggaran,” kata Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho, Senin (12/2/2024).
Menurut Didik, sebelum memasuki masa tenang, pihaknya sejatinya telah mengirimkan surat ke peserta Pemilu 2024, terkait dengan imbauan tidak melakukan kampanye pada saat masa tenang. Selain itu, pihaknya juga telah meminta kepada para peserta Pemilu untuk menertibkan alat peraga kampanye (APK).
BACA JUGA: Masih Banyak APK di Bantul Belum Dicopot saat Masa Tenang Pemilu 2024
Pasalnya, hingga hari kedua masa tenang, Bawaslu Bantul masih menemukan APK dari para peserta Pemilu yang belum diturunkan atau dibersihkan secara mandiri.
Untuk itu, Didik mengaku pihaknya bekerja sama dengan kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Bantul melakukan pembersihan APK. Ada 2 tim yang diterjunkan dan menyisir sejumlah jalan protokoler di Kapanewon Bantul, Sewon, Kasihan, Piyungan, dan Banguntapan. “Ada ribuan yang kami bersihkan. Setelah itu kami akan menyisir kawasan selatan. Harapannya, jalan utama di wilayah Bantul sudah bersih dari alat peraga kampanye," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.