TKN Prabowo-Gibran Bantah Program Makan Gratis Mulai 2029, Ini yang Benar

Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma Jum'at, 16 Februari 2024 20:47 WIB
TKN Prabowo-Gibran Bantah Program Makan Gratis Mulai 2029, Ini yang Benar

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat menyatakan pidato kemenangan. Istimewa

Harianjogja.com, JAKARTA—Tim Kampanye Nasional (TKN) menegaskan program makan siang gratis dari pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dimulai setelah keduanya resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

“Isu yang menyebutkan Program Makan Siang dan Susu Gratis baru dijalankan pada 2029 itu tidak benar. Program ini adalah program utama Prabowo Gibran dan langsung akan dijalankan setelah Pak Prabowo dan Mas Gibran dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden," ujar Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono dalam keterangannya, Jumat (16/2/2024).

Dia juga mengaku pernyataan dirinya telah diatur menjadi seolah-olah dirinya menyatakan program makan siang dari paslon 02 itu bakal terlaksana pada 2029 atau empat tahun setelah pelantikan. “Pernyataan saya di awal bulan Desember dipotong dan dihilangkan konteksnya, seolah-olah saya menyatakan bahwa Program Makan Siang dan Susu Gratis baru terlaksana pada 2029," tuturnya. Pada intinya, Budisatrio menyampaikan program makan gratis ini bakal dilakukan secara bertahap dengan target sebanyak 82,9 juta anak akan merasakan manfaatnya pada 2029.

Baca Juga

Ganjar Tak Setuju dengan Program Makan Gratis Prabowo, Ini Alasannya

Program Makan Siang Gratis untuk Anak SD-SMA Bantu Ibu Rumah Tangga

Demi Program Makan Siang Gratis, Prabowo-Gibran Pelototi Realisasi Pajak dan Subsidi BBM

“Lalu di tahun-tahun berikutnya, 2026, 2027, dan seterusnya jumlahnya akan terus ditambah. Sehingga mencapai target maksimal 82,9 juta anak akan menerima Program Makan Siang dan Susu Gratis pada Tahun 2029. Nah, pernyataan saya di bagian ini yang dipotong dan dihilangkan," ujar dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno, menyampaikan pemerintah akan berusaha mengerek penerimaan negara, dalam hal ini pajak untuk merealisasikan janji kampanye Prabowo. Selain itu, dia juga menyebutkan Prabowo akan memangkas subsidi energi, termasuk di dalamnya BBM, untuk mendanai program makan siang gratis senilai Rp400 triliun. “Kami akan membiayai program ini [makan siang gratis] dengan memangkas subsidi yang tidak dibutuhkan,” ungkapnya dalam wawancara khusus bersama Bloomberg Television, dikutip Jumat (16/2/2024). Eddy menjelaskan pasalnya saat ini 80% subsidi yang digelontorkan tidak tepat sasaran. Sebanyak 80% dari anggaran subsidi Rp350 triliun atau sekitar Rp280 triliun mengalir ke masyarakat kelas menengah hingga atas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online