Update Real Count Pemilu 2024 di TPS Luar Negeri, Prabowo-Gibran Unggul di 11 Negara

Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak Jum'at, 01 Maret 2024 18:07 WIB
Update Real Count Pemilu 2024 di TPS Luar Negeri, Prabowo-Gibran Unggul di 11 Negara

Pemungutan Suara - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—KPU terus melakukan rekapitulasi hasil real count tingkat nasional Pilpres 2024 untuk wilayah Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) secara maraton.

Hari ini, Jumat (1/3/2024) adalah hari ke-3 proses rekapitulasi tersebut dilakukan. Pada hari ke-2, sebanyak perhitungan suara di 21 wilayah PPLN telah rampung direkapitulasi.

Paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran tercatat unggul di 11 wilayah PPLN yakni di Osaka, Dubai, Davao City, Yangon, Vientiane, Lisabon, Warsawa, Baghdad, Bangkok, Budapest, dan Noumea.

Paslon nomor urut 01 Anies-Muhaimin memenangi wilayah PPLN London, Amman, Kairo, Doha, dan Karachi. Sementara itu, paslon 03, Ganjar-Mahfud memenangi perolehan suara di Houston, Sydney, Melbourne, Hamburg, dan Madrid.

Sejumlah peristiwa terjadi dalam rapat pleno kemarin. Salah satunya adalah saksi peserta Pemilu 2024 protes dengan kinerja sejumlah PPLN karena tidak maksimalnya warga negara Indonesia yang menggunakan hak pilihnya.

Di Qatar misalnya, dari 7.000-an jumlah pemilih yang ditetapkan KPU, hanya 3.652 WNI di Qatar yang menggunakan hak pilih.

Tak hanya itu, sejumlah kejadian unik juga terungkap dalam rapat pleno kemarin. Di Inggris misalnya, yang mana ada pemilih yang tidak membawa pulang surat suara ketika mencoblos.

BACA JUGA: Tujuh Anggota PPLN Kuala Lumpur Ditetapkan Jadi Tersangka Pemalsuan Data Pemilih

Awalnya, Ketua PPLN London Deni Kurniawan menjelaskan ada perbedaan jumlah hak pilih sebanyak 1.163 dengan jumlah surat suara sebesar 1.162 di TPS 01, London.

Alasannya, surat suara yang sudah diberikan tidak dikembalikan namun dibawa pulang.  "Jadi surat suara yang sudah diberikan KPSLN, itu tidak dicoblos di dalam bilik, dikantongin, yang dimasukkan ke dalam kotak hanya presiden saja, DPR-nya tidak," kata dia dalam rapat pleno.

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari yang mendengar fakta tersebut terlihat tertawa. Dia bahkan sempat berkelakar. "[Surat suara yang dibawa pulang] buat kenang-kenangan," kata Hasyim.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online