Satu Jiwa, Satu Rasa, dari Kulonprogo untuk Indonesia
Peringatan Hari Jadi ke-75 Kulon Progo menyoroti pembangunan rumah sakit Rp170 miliar, infrastruktur jalan, penataan sekolah, serta komitmen menjaga pelayanan
Acara pembukaan Jogja Coding House (JCH) oleh PT Kode Kolektif Indonesia Jumat (9/5/2025). JCH diharapkan jadi wadah untuk perkembangan kemampuan TI masyarakat. - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
JOGJA—PT Kode Kolektif Indonesia melaunching Jogja Coding House (JCH), Jumat (9/5/2025). JCH didirikan dengan visi mengembangkan masyarakat Indonesia yang memiliki talenta dalam teknologi informatika (TI).
Direktur Utama PT Kode Kolektif Indonesia, Abdul Latif Ikhlashul Mukmin menyampaikan ada banyak masyarakat Indonesia yang memiliki talenta dalam bidang TI. Namun, selama ini proyek IT banyak digarap oleh ahli IT dari negara lain. Dia pun menyayangkan hal tersebut.
"Jogja itu sebenarnya punya keuntungan strategis sebagai Kota Pelajar, dimana kita memiliki banyak lulusan IT, tinggal bagaimana kita mengkolaborasikan," katanya dalam pembukaan JCH, Jumat (9/5/2025).
BACA JUGA: Polisi Periksa 12 Orang Terkait Dugaan Kasus Mafia Tanah yang Menimpa Mbah Tupon
Dia menuturkan JCH memiliki visi mengembangkan potensi TI dari masyarakat Indonesia, dan mengembangkan potensi tersebut sehingga dapat melahirkan kesempatan bagi ahli TI Indonesia dapat bekerja sama dalam proyek di dalam dan luar negeri.
Dia menilai ke depan, industri TI akan terus berkembang. Menurutnya, keterbukaan informasi publik dan keamanan siber akan terus berkembang di Indonesia. Dia pun berharap masyarakat Indonesia dapat mengambil peran dalam perkembangan TI tersebut.
Humas JCH, Tara Belinda menyampaikan Dia menuturkan JCH akan memiliki beberapa program untuk mengembangkan talenta masyarakat Indonesia, antara lain program pelatihan interview, dan pembuatan Curriculum Vitae (CV) yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan ahli TI Indonesia dalam menggaet peluang bekerja di bidang TI. "Kami ada magang juga yang dapat diikuti mahasiswa," katanya. (Advetorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan Hari Jadi ke-75 Kulon Progo menyoroti pembangunan rumah sakit Rp170 miliar, infrastruktur jalan, penataan sekolah, serta komitmen menjaga pelayanan
Delapan negara bagian AS menggugat OpenAI atas dugaan risiko ChatGPT bagi anak dan remaja. Mereka meminta perubahan sistem dan sanksi hukum.
KPK mendalami dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Klaten serta dugaan pemberian kepada oknum BPK terkait audit dalam OTT Bupati Hamenang.
Kepala BNPB Kristomei Sianturi menyerahkan penanganan kasus OTT KPK kepada aparat hukum dan membuka kemungkinan pergantian pejabat.
Siswa SMKN 1 Sanden Bantul mengembangkan 300 gim digital dengan Scratch 3 dan Gemini AI, termasuk permainan yang menggunakan bahasa Jawa.
Wabup Klaten Linda Benny mengaku baru menerima informasi dugaan OTT KPK saat mendampingi kunjungan Wamendes PDTT ke sejumlah KDMP.