Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Bripda Khintesa Nur Wibowo (kiri) menerima penghargaan sebagai Juara II Shooting Championship Kapolri Cup 2025 di di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Mako Brimob Depok. - Istimewa/Dok. Pribadi
DEPOK—Bersaing dengan ribuan peserta, Bripda Khintesa Nur Wibowo berhasil mendulang prestasi dalam ajang Shooting Championship Kapolri Cup 2025. Lomba yang digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Mako Brimob Depok, pada 17 Juli 2025 tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara.
Dalam ajang tersebut, Bripda Khintesa sukses merebut Juara II untuk kategori Pistol Caliber Carbine (PCC) Putra Non-IPSC.
Kepada Harian Jogja, dia menuturkan prestasi itu tidak begitu saja ia raih. Menghadapi ribuan peserta di ajang yang bergengsi, bagi dia, persiapan adalah hal yang mutlak.
"Persiapannya cukup intens terutama di fisik dan mental, hampir setiap hari latian karena tembak reaksi berbeda dengan menembak presisi yang diam di tempat, kalau tembak reaksi, menembaknya sambil lari dan banyak obstacle-nya. Biasanya setelah apel pagi dan apel sore saya langsung ke tempat latihan di lapangan tembak mako Brimob Batalion A Pelopor,” kata dia, Jumat (25/7).
Intensitas latihan itu, kata dia, adalah tantangan tersendiri. Pasalnya, dia mengakui tak mudah dalam membagi waktu antara dinas dan latihan intens. “Tetapi karena memang saya sudah berkomitmen, harus bisa,” kata dia.
Ternyata, prestasi di ajang Shooting Championship tahun ini bukan yang pertama bagi Bripda Khitensa.
Setidaknya, sepanjang tahun ini, Bripda Khintesa telah tiga kali naik podium di berbagai kejuaraan menembak.
Sebelumnya, Bripda Khintesa meraih Juara III kategori PCC Putra Non-IPSC di Danjen Kopassus Cup 2025; kemudian menyabet Juara I kategori PCC Putra Jateng New Year Match 2025; serta meraih Juara II kategori Pistol TNI/Polri Putra di ajang yang sama.
"Dari menembak, saya belajar banyak hal. Melatih emosi, kontrol diri dan juga keseimbangan fisik kalau dari sisi fisiknya," ucapnya.
Tahun depan, Khintesa dijadwalkan kembali mewakili SatBrimob DIY untuk berlaga di ajang bergengsi Brimob Challenge di Lampung yang akan diikuti oleh peserta perwakilan dari Satbrimob se-Indonesia.
"Nanti kalau di sana juara, maka akan dapat kesempatan untuk seleksi mewakili Indonesia di ajang internasional dalam event SWAT Challenge di Dubai," ucap dia.
BACA JUGA: Terganggu Suara Bising Musik Kafe, Warga Sleman Diminta Lapor
Bukti Dedikasi
Sementara itu, mentor Bripda Khintesa, Kepala Unit Subden 1 Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda DIY, Ipda Maman Noer Firmansyah mengaku bangga atas prestasi anak didiknya tersebut.
"Kemenangan ini bukan hanya hasil dari latihan keras, tetapi juga bukti dedikasi, disiplin, semangat juang yang luar biasa dan dukungan penuh dari Dansat Brimob DIY Kombes Pol Edi Suranta Sinulingga."
Menurut Ipda Maman, Bripda Khintesa berhasil menunjukkan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. “Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi anggota lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama institusi," ujar Ipda Maman. (Advetorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.