Disbud Bantul Bongkar Sejarah Kapitan Tan Djin Sing hingga Madukismo
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Tim atletik Kabupaten Sleman lagi-lagi tampil membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda DIY XVII 2025). Bertanding di Lintasan Atletik Mandala Krida, tim Bumi Sembada berhasil menyabet gelar juara umum di cabang olahraga (cabor) tersebut. - ist
JOGJA—Tim atletik Kabupaten Sleman lagi-lagi tampil membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda DIY XVII 2025). Bertanding di Lintasan Atletik Mandala Krida, tim Bumi Sembada berhasil menyabet gelar juara umum di cabang olahraga (cabor) tersebut.
Setelah sukses berhasil memimpin klasemen sementara di hari pertama pertandingan yang berlangsung di Lintasan Atletik Gelora Handayani, tim Sleman lagi-lagi sukses menjadi juara umum saat bertanding di hari terakhir, Jumat (12/9/2025).
Pada perhelatan Porda 2025 ini, tim Kabupaten Sleman sukses menjadi juara umum setelah berhasil mengantongi total 37 medali hasil dari 13 emas, 14 perak, 10 perunggu. Pada posisi kedua ada Bantul yang mengoleksi total 19 medali dari 11 emas, lima perak, dan tiga perunggu.
Lalu Kabupaten Gunungkidul duduk di peringkat ketiga dengan raihan 20 medali dari lima emas, delapan perak, dan tujuh perunggu. Kemudian Kota Jogja di posisi nomor empat dengan koleksi 13 medali dari dua emas, tiga perak, dan delapan perunggu. Terakhir ada Kulonprogo yang hanya mendapatkan empat medali dari satu perak dan tiga perunggu.
Pelatih tim atletik Sleman, Sukri, mengaku sangat bangga atas perolehan medali di ajang Porda 2025 ini. Menurutnya pencapaian ini merupakan hasil dari perjuangan keras dan komitmen para atlet.
"Kami merasa gembira karena perjuangan anak-anak sangat luar biasa," ujarnya seusai pertandingan.
BACA JUGA: Pemerintah Buka Peluang Koperasi Kelola Tambang Hingga 2.500 Hektare
Sukri mengungkapkan, perolehan medali yang didapatkan oleh Kontingen Sleman di ajang Porda 2025 ini meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Sebab di ajang sebelumnya tim Bumi Sembada hanya mendapatkan 11 medali emas.
"Persiapan para atlet menghadapi banyak tantangan. Salah satunya adalah renovasi Lapangan Tridadi, yang menjadi tempat latihan utama, dua bulan sebelum Porda. Namun, berkat dukungan dari Bupati Sleman, mereka akhirnya diizinkan menggunakan lapangan tersebut," ungkapnya.
Diketahui, tim atletik Sleman kali ini diperkuat oleh 32 atlet, dan sebagian besar dari mereka juga dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang akan digelar di Jakarta pada bulan November mendatang. Sukri mengungkapkan bahwa dari delapan atlet yang akan turun di Popnas, semuanya berhasil menyumbangkan medali di ajang Porda kali ini. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
UMY menolak pembangunan dapur MBG di kampus dan memilih mendukung program melalui riset dosen serta magang mahasiswa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.