Imigrasi YIA Gagalkan Keberangkatan Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X (dua dari kiri), menyerahkan piala bergilir juara umum kepada Bupati Sleman, Harda Kiswaya (dua dari kanan), disaksikan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih (kiri), saat penutupan Porda DIY XVII 2025 di Stadion Gelora Handayani, Kamis (18/9/2025). - Istimewa/Diskominfo GK
GUNUNGKIDUL—Prestasi gemilang diukir para atlet Gunungkidul. Dalam Porda DIY XVII 2025, kontingen Bumi Handayani mengantongi 52 medali emas. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan.
Ketua KONI Gunungkidul, Irfan Ratnadi, mengungkapkan, kerja keras ditunjukkan oleh para atlet dari berbagai cabang olahraga. Hasilnya, cukup membanggakan, Gunungkidul meraih 52 medali emas, lebih banyak dibanding target yang ditentukan.
Perolehan ini merupakan hasil jerih payah para atlet dalam menunjukkan kemampuan, semangat, dan skill mereka dalam olahraga. Hasil tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Gunungkidul mampu bersaing dan memiliki banyak atlet berprestasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Kami sangat bersyukur atas capaian ini. Proses yang dilalui oleh para atlet sangat panjang, persiapannya sudah dimulai sejak 2023 sampai detik terakhir menjelang berlaga. Ini merupakan buah kesungguhan mereka untuk mengharumkan nama Gunungkidul,” ucap Irfan Ratnadi di sela-sela acara penutupan Porda, Kamis (18/9/2025).
Irfan tidak menampik jika di awal pertandingan, Gunungkidul sempat tertinggal dibandingkan dengan kontingen kabupaten/kota lain, namun selanjutnya Gunungkidul mampu mengejar ketertinggalan. Menurutnya hal ini merupakan strategi yang diterapkan. “Untuk peringkat, Gunungkidul masih berada di peringkat empat, sama seperti pelaksanaan porda sebelumnya. Untuk capaian emas meningkat, dari sebelumnya 35 emas naik menjadi 52 emas,” katanya.
Menurut Irfan, ada beberapa catatan yang menjadi bahan evaluasi bersama oleh KONI Gunungkidul, Pemkab, atlet dan stakeholder lainnya. Sejumlah cabor yang belum menyumbang emas akan digodok lebih matang kembali agar di porda mendatang mampu meraih prestasi tinggi.
BACA JUGA: Sleman Juara Umum Porda DIY XVII, Catatkan Quattrick
Siapkan Bonus
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengaku bangga sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan Porda DIY XVII 2025. “Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, official, wasit, dan pihak-pihak lain yang menjunjung tinggi sportivitas dan bekerja profesional. Terima kasih juga untuk masyarakat Gunungkidul yang telah mendukung. Target kami awalnya 45 emas, namun Alhamdulillah bisa meraih 52 emas, melebihi ekspektasi,” ujarnya.
Endah mengakui Gunungkidul masih perlu kerja keras untuk bisa masuk tiga besar di Porda berikutnya. Mengangkat tema Kuatkan Sinergi untuk Prestasi Jogja Istimewa, Endah berharap ajang ini bisa menjadi momentum memperkokoh kebersamaan dan pembinaan atlet sejak usia dini agar mampu berprestasi di level nasional bahkan internasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olaharga Gunungkidul, Supriyanto, mengatakan Pemkab menyiapkan bonus bagi atlet maupun pelatih yang berprestasi. Bonus yang diberikan berupa uang, tetapi nominalnya masih dibahas. “Sudah dialokasikan dan sekarang masih dihitung berapa jumlah pastinya,” ungkapnya. Menurut dia, pagu anggaran yang disediakan sudah dituangkan dalam program kegiatan di APBD 2025 dengan besaran Rp2,2 miliar. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 15 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.