Penyatuan Potensi Jadi Tantangan Jogja Smart Province
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
Pendaftaran Glagah Tropical Run diperpanjang hingga 17 Oktober 2025. - ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kesempatan ikut Glagah Tropicolorun masih terbuka! Panitia memperpanjang pendaftaran hingga 17 Oktober. Event lari warna ini menawarkan sensasi seru sekaligus manfaat bagi pariwisata Kulonprogo.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo selaku penyelenggara terus mematangkan persiapan agar kegiatan berlangsung lancar dan menarik.
Pelaksana tugas Kepala Dispar Kulonprogo, Sutarman, mengatakan pendaftaran Glagah Tropicolorun masih dibuka hingga Jumat (17/10/2025). Hingga saat ini, sudah ada ratusan peserta yang mendaftar dan siap mengikuti kegiatan tersebut.
“Masyarakat yang berminat masih bisa melakukan pendaftaran sampai waktu yang ditentukan. Antusiasme peserta cukup tinggi, baik dari Kulonprogo maupun luar daerah,” ujarnya kepada Harian Jogja, Kamis (16/10/2025).
Sutarman menjelaskan, Glagah Tropicolorun digelar dengan dukungan Dana Keistimewaan (Danais) DIY 2025 sebagai salah satu bentuk pengembangan sport tourism di Kulonprogo. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat.
“Persiapan berjalan baik. Kami sudah melakukan rapat koordinasi untuk memastikan seluruh aspek, mulai dari teknis pelaksanaan, kesiapan venue, pengaturan rute, keamanan, hingga pelayanan kepada peserta,” jelasnya.
Menurutnya, garis start dan finis akan berada di area Laguna Tengah Pantai Glagah. Rute yang dilalui peserta fun run telah dipastikan aman karena dilengkapi pos air, pos medis, serta petugas pengamanan di sepanjang jalur.
“Sesuai konsep color run, peserta akan melewati zona warna dan diakhiri dengan hiburan musik serta pembagian doorprize di garis finis,” tambahnya.
Sutarman menilai, Glagah Tropicolorun memiliki dampak signifikan bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Ajang ini terbukti mampu menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke Kulonprogo sekaligus menggeliatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar lokasi acara.
“Dampaknya bisa dilihat dari penyelenggaraan tahun lalu, yakni meningkatnya kunjungan wisatawan di sekitar Pantai Glagah dan meningkatnya perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM, pedagang, penyedia jasa wisata, dan sektor kuliner,” ungkapnya.
Menurutnya, Glagah Tropicolorun juga berkontribusi besar dalam memperkuat citra Kulonprogo sebagai destinasi wisata olahraga dan rekreasi. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY dinilai memiliki SDM dan teknologi yang memadai untuk mengembangkan Smart Province, dengan tantangan utama pada integrasi, regulasi, dan kolaborasi.
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.