Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Pensiunan di Jogja ungkap kemudahan cuci darah gratis pakai JKN. Biaya Rp1,6 juta per minggu di RS Bethesda kini ditanggung penuh tanpa ribet. /Istimewa.
JOGJA—Empat tahun sudah Hariadi Susanto memiliki rutinitas baru. Dua kali dalam seminggu, ia diharuskan menjalani prosedur hemodialisis. Di usianya yang menginjak kepala tujuh, tak terbersit sedikit pun dalam benaknya akan bersahabat dengan mesin cuci darah.
“Dulu menjelang akhir tahun 2021 saya sebenarnya mau cabut gigi. Sebelumnya, seperti biasa, kita cek tensi dahulu. Sudah beberapa kali dicek kok tetap tinggi terus tensi saya, sekitar 145 kalau tidak salah,” kata Hariadi, Jumat (27/02).
Dengan tekanan darah yang terbilang cukup tinggi, dokter menganjurkan Hariadi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit. Secara mengejutkan, ditemukan sebuah kista di dalam ginjalnya.
“Langsung saya cek di RS Bethesda. Setelah pemeriksaan hingga USG, baru diketahui di dalam ginjal ada kista. Ternyata bawaan lahir dan baru muncul di usia saya yang saat itu 70 tahun. Kista tersebut tidak dapat dioperasi, kemudian dari dokter penyakit dalam diarahkan cuci darah. Kira-kira sudah empat setengah tahun saya cuci darah, dimulai sekitar November 2021,” jelas Hariadi.
Masih jelas dalam ingatannya, pada 2021 lalu biaya satu kali cuci darah berkisar Rp800.000. Padahal, rata-rata pasien harus menjalani prosedur dua kali dalam seminggu. Bisa dipastikan, setidaknya Rp1,6 juta harus disiapkan per minggu untuk biaya hemodialisis.
“Itu dulu ya, sekarang mungkin bisa jadi lebih tinggi. Saat ini saya sudah tidak tahu lagi berapa biayanya kalau membayar sendiri, karena saya sudah menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Biaya cuci darah ditanggung sehingga sangat meringankan kami sebagai pasien,” terangnya.
Dengan penjaminan JKN, pasien tidak perlu terbebani dengan kekhawatiran biaya pengobatan. Prosedur hemodialisis yang terkenal berbiaya besar dan berjangka panjang dapat ditanggung. Hariadi pun kini dapat berkonsentrasi pada proses pengobatan tanpa rasa was-was.
“Selama saya dilayani di RS Bethesda tidak ada perbedaan pelayanan. Semua pasien, baik yang baru maupun yang lama dan penjaminan apa pun, dilayani sama. Pelayanan bagus, dokter dan perawat juga baik, fasilitas pun lengkap dan mudah kita akses,” ujarnya.
Hariadi berpesan kepada seluruh peserta JKN untuk rutin membayarkan iuran. Baginya, iuran kepesertaan JKN akan kembali manfaatnya kepada diri sendiri dan keluarga. Dengan gotong royong dalam JKN, peserta dapat saling membantu dan mengisi satu sama lain.
“Terima kasih untuk semua peserta JKN yang telah mengiur. Kita bisa saling mengisi dan membantu. Untuk pasien cuci darah yang lain, mari kita jaga kondisi dan terus mengikuti arahan dokter dan perawat. Mana pantangan dan mana yang diizinkan untuk dikonsumsi mari kita taati agar hasil cuci darah kita maksimal,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Warga huntap Merapi di Kepuharjo dan Umbulharjo menerima SHM. Sultan HB X meminta sertifikat dijaga dan tidak mudah dilepas.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.