Imigrasi DIY Buka Layanan Paspor di Ruang Publik di Kulonprogo
Pasporia hadir di Alun-Alun Wates dalam rangka HUT Ke-81 RI. Imigrasi DIY menyediakan 25 kuota bagi pemohon paspor.
Petugas Disdukcapil Gunungkidul melayani warga Karangwuni, Kapanewon Rongkop dalam layanan one day service di Balai Kalurahan Karangwuni, Kamis (25/6). Harian Jogja/David Kurniawan.
GUNUNGKIDUL—Warga Kalurahan Karangwuni, Rongkop menghadiri layanan one day service yang digelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul di Balai Kalurahan Karangwuni, Kamis (25/6). Kegiatan jemput bola ini digelar sebagai upaya meningkatkan program tertib administrasi kependudukan di Bumi Handayani.
Kepala Tim Identitas Kependudukan Disdukcapil Gunungkidul, Novika Damayanti, mengaku terus berupaya memberikan kemudahan layanan ke masyarakat berkaitan dengan administrasi kependudukan (adminduk). Pasalnya, pelayanan tidak hanya dilakukan secara online, tapi juga ada proses jemput bola ke masyarakat.
Salah satunya dengan menggelar pelayanan jemput bola one day service untuk pengurusan Kartu Keluarga (KK), KTP, Kartu Identitas Anak (KIA) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Balai Kalurahan Karangwuni.
Di kegiatan tersebut, masyarakat bisa melakukan perubahan adminduk hingga aktivasi IKD secara gratis dan selesai dalam waktu satu hari pelayanan. “Pelayanan dibuka mulai dari pukul 09.00-15.00 WIB,” kata Novika di sela-sela kegiatan, Kamis siang.
Dia mengakui warga di Kalurahan Karangwuni antusias mengikuti program tersebut. Mereka datang dengan membawa persyaratan yang diperlukan untuk keperluan adminduk. Sebut saja misalnya untuk aktivasi IKD hingga Kamis pukul 10.30 WIB, sudah ada 97 warga yang melakukan aktivasi. “Target kami ada 776 warga yang melakukan aktivasi untuk meningkatkan capaian aktivasi IKD di Gunungkidul yang masih di kisaran 6,4 persen,” ucap dia.
Pelayanan one day service di Karangwuni, kata dia, bukan hanya untuk aktivasi IKD, tetapi juga layanan adminduk lain seperti perekaman atau penggantian KTP-el yang rusak. Selain itu, juga pembuatan atau perubahan KK hingga permohonan KIA.
Dia menjelaskan bahwa kegiatan jemput bola one day service yang digelar melalui program pagu indikatif sektoral tidak hanya dilaksanakan di Kalurahan Karangwuni, tetapi juga sudah digelar di beberapa titik, di antaranya Kalurahan Pucanganom, Kapanewon Rongkop; dan Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu. “Kegiatan digelar untuk mendekatkan layanan sesuai dengan tagline kami, Cedhak Kepenak Semanak,” katanya.
Tertib Adminduk
Carik Karangwuni, Ari Yuli Endarto, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan jemput bola one day service yang diselenggarakan Disdukcapil Gunungkidul.
Menurut dia, program ini sangat membantu masyarakat karena pengurusan adminduk dilaksanakan mendekat ke masyarakat dan bisa langsung jadi. “Tentu warga sangat terbantu untuk tertib adminduk. Warga antusias, tapi pelaksanaan tetap berjalan dengan tertib dan baik,” katanya.
Diakuinya kegiatan ini juga sebagai sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya tertib adminduk. “Data kependudukan terus mengalami perubahan seiring berjalannya waktu sehingga butuh disesuaikan. Misalnya status pendidikan. Ini penting karena juga berdampak terhadap status indeks pembangunan manusia di wilayah. Hala sama berlaku administrasi kependudukan lainnya seperti KTP, KK, akta kelahiran hingga akta kematian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasporia hadir di Alun-Alun Wates dalam rangka HUT Ke-81 RI. Imigrasi DIY menyediakan 25 kuota bagi pemohon paspor.
Indonesia menjamu Rumania pada Piala Davis Grup II Dunia 2026 di Jakarta, 18-20 September, dengan target bertahan di Grup II.
Yayasan sekolah di Jaksel meminta perlindungan KPAI dan Kemendikdasmen terkait temuan 995 senjata, amunisi, dan barang lainnya.
Jaecoo J5 EV mencatat penjualan 3.200 unit pada Juli 2026, naik 4,9% dan menjadi penjualan bulanan tertinggi sepanjang Januari-Juli 2026.
KAI Daop 6 Yogyakarta menangani 1.075 barang tertinggal senilai Rp1,16 miliar sepanjang semester I/2026, naik 69,03% dari tahun sebelumnya.
Basarnas menghentikan monitoring aktif KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari penyisiran. Sebanyak 238 korban dipastikan telah terdata dan dievakuasi.