REMBAG KAISTIMEWAN: Keistimewaan DIY Berawal dari Ketahanan Keluarga
Penanaman budaya, karakter, dan nilai moral harus dimulai dari lingkungan keluarga agar keistimewaan DIY tetap terjaga di tengah perubahan zaman.
Petugas Disdukcapil Gunungkidul melayani warga Karangwuni, Kapanewon Rongkop dalam layanan one day service di Balai Kalurahan Karangwuni, Kamis (25/6). Harian Jogja/David Kurniawan.
GUNUNGKIDUL—Warga Kalurahan Karangwuni, Rongkop menghadiri layanan one day service yang digelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul di Balai Kalurahan Karangwuni, Kamis (25/6). Kegiatan jemput bola ini digelar sebagai upaya meningkatkan program tertib administrasi kependudukan di Bumi Handayani.
Kepala Tim Identitas Kependudukan Disdukcapil Gunungkidul, Novika Damayanti, mengaku terus berupaya memberikan kemudahan layanan ke masyarakat berkaitan dengan administrasi kependudukan (adminduk). Pasalnya, pelayanan tidak hanya dilakukan secara online, tapi juga ada proses jemput bola ke masyarakat.
Salah satunya dengan menggelar pelayanan jemput bola one day service untuk pengurusan Kartu Keluarga (KK), KTP, Kartu Identitas Anak (KIA) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Balai Kalurahan Karangwuni.
Di kegiatan tersebut, masyarakat bisa melakukan perubahan adminduk hingga aktivasi IKD secara gratis dan selesai dalam waktu satu hari pelayanan. “Pelayanan dibuka mulai dari pukul 09.00-15.00 WIB,” kata Novika di sela-sela kegiatan, Kamis siang.
Dia mengakui warga di Kalurahan Karangwuni antusias mengikuti program tersebut. Mereka datang dengan membawa persyaratan yang diperlukan untuk keperluan adminduk. Sebut saja misalnya untuk aktivasi IKD hingga Kamis pukul 10.30 WIB, sudah ada 97 warga yang melakukan aktivasi. “Target kami ada 776 warga yang melakukan aktivasi untuk meningkatkan capaian aktivasi IKD di Gunungkidul yang masih di kisaran 6,4 persen,” ucap dia.
Pelayanan one day service di Karangwuni, kata dia, bukan hanya untuk aktivasi IKD, tetapi juga layanan adminduk lain seperti perekaman atau penggantian KTP-el yang rusak. Selain itu, juga pembuatan atau perubahan KK hingga permohonan KIA.
Dia menjelaskan bahwa kegiatan jemput bola one day service yang digelar melalui program pagu indikatif sektoral tidak hanya dilaksanakan di Kalurahan Karangwuni, tetapi juga sudah digelar di beberapa titik, di antaranya Kalurahan Pucanganom, Kapanewon Rongkop; dan Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu. “Kegiatan digelar untuk mendekatkan layanan sesuai dengan tagline kami, Cedhak Kepenak Semanak,” katanya.
Tertib Adminduk
Carik Karangwuni, Ari Yuli Endarto, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan jemput bola one day service yang diselenggarakan Disdukcapil Gunungkidul.
Menurut dia, program ini sangat membantu masyarakat karena pengurusan adminduk dilaksanakan mendekat ke masyarakat dan bisa langsung jadi. “Tentu warga sangat terbantu untuk tertib adminduk. Warga antusias, tapi pelaksanaan tetap berjalan dengan tertib dan baik,” katanya.
Diakuinya kegiatan ini juga sebagai sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya tertib adminduk. “Data kependudukan terus mengalami perubahan seiring berjalannya waktu sehingga butuh disesuaikan. Misalnya status pendidikan. Ini penting karena juga berdampak terhadap status indeks pembangunan manusia di wilayah. Hala sama berlaku administrasi kependudukan lainnya seperti KTP, KK, akta kelahiran hingga akta kematian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penanaman budaya, karakter, dan nilai moral harus dimulai dari lingkungan keluarga agar keistimewaan DIY tetap terjaga di tengah perubahan zaman.
DPRD Kota Yogyakarta mendorong regulasi khusus agar warga miskin yang masuk desil 6-10 DTSEN tetap bisa mengakses Jaminan Pendidikan Daerah.
Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di Venezuela mencapai 164 orang. Basarnas menyatakan siap membantu operasi evakuasi jika diminta pemerintah.
Banyumas mengembangkan kelapa genjah untuk meningkatkan keselamatan penderes nira sekaligus mendukung produksi gula kelapa dan gula semut ekspor.
Jaksa mengungkap sejumlah nama samaran yang digunakan eks Ketua Ombudsman Hery Susanto dalam komunikasi terkait perkara dugaan suap Rp4,8 miliar.
Liburan sekolah tak harus mahal. Simak berbagai ide liburan hemat yang tetap seru, edukatif, dan mempererat kedekatan orang tua dengan anak.