Hari Brojol Contoleros Joglosemar, Perkuat Persaudaraan dan Keluarga

Media Digital
Media Digital Senin, 19 Oktober 2026 16:47 WIB
Hari Brojol Contoleros Joglosemar, Perkuat Persaudaraan dan Keluarga

Komunitas Contoleros Joglosemar saat merayakan Hari Brojol di Sobo Kitchen & Space, Minggu (18/10/2026)./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Komunitas Contoleros Joglosemar merayakan Hari Brojol di Sobo Kitchen & Space, Minggu (18/10/2026), dengan mengusung semangat persaudaraan dan penguatan hubungan keluarga. Kegiatan ini mempertemukan anggota dari berbagai daerah sekaligus menjadi momentum untuk meneguhkan nilai kebersamaan yang menjadi fondasi komunitas.

Anggota Contoleros dari wilayah Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar) hadir bersama perwakilan Jabodetabek, Malang, Bandung, serta sejumlah daerah lainnya. Perwakilan klub dan komunitas motor di Yogyakarta juga turut memeriahkan acara tersebut.

Rangkaian kegiatan meliputi Sunday Morning Ride (sunmori) menyusuri jalanan Yogyakarta, hiburan, makan bersama, serta penyampaian arahan dan pesan dari El Presidente Contoleros, Rafli Albera.

Namun, Hari Brojol bukan sekadar ajang berkumpulnya pencinta sepeda motor. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk merawat silaturahmi, memperkuat solidaritas lintas wilayah, dan mempererat hubungan antarkeluarga.

Rafli Albera: Motor Menjadi Alasan Bertemu, Persaudaraan untuk Bertahan

Dalam pesannya, Rafli Albera menekankan bahwa identitas sebagai anggota klub motor tidak hanya ditentukan oleh kendaraan, penampilan, atau aktivitas di jalan. Menurut dia, anggota komunitas juga memiliki tanggung jawab besar terhadap keluarga dan orang-orang terdekat.

“Kejantanan itu dinilai bukan dari seberapa besar motor lu, tapi dilihat dari seberapa besar lu cinta dan tanggung jawab kepada keluarga,” pesan Rafli.

Pesan tersebut mengingatkan bahwa kecintaan terhadap dunia otomotif perlu berjalan beriringan dengan kedewasaan, kepedulian, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat itu juga tercermin dalam pesan El Presidente bertajuk Hari Brojol: Merayakan Persaudaraan, Menguatkan Keluarga. Perjalanan bersama menggunakan sepeda motor, menurut pesan tersebut, hanyalah salah satu bagian dari kebersamaan yang ingin dibangun Contoleros.

“Menjadi bagian dari sebuah klub bukan hanya tentang ke mana seseorang pergi bersama motornya, tetapi juga tentang nilai apa yang ia bawa pulang ke rumahnya,” demikian pesan yang disampaikan dalam rilis El Presidente.

Ia menegaskan bahwa motor boleh menjadi alasan untuk bertemu, tetapi persaudaraan menjadi alasan untuk bertahan. Keluarga pun menjadi bagian penting yang memberi makna pada setiap perjuangan.

Onad Ajak Anggota Joglosemar Tetap Solid

Koordinator Lapangan (Korlap) Contoleros Joglosemar, Onad, turut menyampaikan harapannya agar solidaritas antaranggota di wilayah tersebut semakin kuat. Ia mengajak seluruh anggota untuk tetap saling menghormati dan membantu satu sama lain.

“Semoga region Joglosemar tetap suangar dalam persaudaraan dan kegiatan. Tetap saling bantu dan respect to each other. Sampai kapan pun dan di mana pun tetap jadi saudara tak sedarah,” ujar Onad.

Ia juga berharap kebersamaan tetap terjaga tanpa menjadikan status keanggotaan sebagai batas dalam membangun persaudaraan.

“Kalau bisa Jogja semakin solid. Full patch atau bukan, tetap jadi satu,” tegasnya.

Pesan tersebut menekankan bahwa kekuatan komunitas tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah anggota atau skala kegiatan. Kemampuan menjaga komunikasi, saling peduli, dan hadir ketika anggota lain membutuhkan dukungan juga menjadi bagian penting dari solidaritas.

Contoleros Ingin Perkuat Keluarga Besar di Indonesia

Dalam rilisnya, Rafli Albera menjelaskan perjalanan Contoleros MC yang tidak terlepas dari inisiatif dirinya bersama sang istri, Putri Habibie. Keduanya menginisiasi upaya menghidupkan kembali Contoleros Nazionale Manhood Club.

Semangat tersebut, sebagaimana disampaikan dalam rilis El Presidente, berangkat dari Putri Habibie yang merupakan putri mendiang Mohammad Tauchid Habibie, yang dikenal dengan sapaan Om Nudi Habibie.

Dalam perkembangannya, Contoleros disebut telah menghimpun hampir 7.000 calon anggota dan Life Member di seluruh Indonesia.

Wilayah Joglosemar yang mencakup Yogyakarta, Solo, dan Semarang diharapkan menjadi salah satu titik penting penguatan persaudaraan di Pulau Jawa. Upaya tersebut tetap mengedepankan penghargaan terhadap karakteristik dan keunikan setiap wilayah.

Pengembangan komunitas tidak hanya diarahkan pada perluasan jangkauan organisasi atau penambahan jumlah anggota. Pertumbuhan Contoleros diharapkan berjalan seiring dengan bertambahnya saudara, meluasnya kepedulian, dan menguatnya rasa saling memiliki.

Contoleros juga diharapkan menjadi ruang yang nyaman bagi anggota beserta keluarga mereka. Istri dan anak-anak diharapkan merasa menjadi bagian dari kebersamaan, sementara para anggota dapat saling menguatkan dalam menghadapi berbagai perjuangan hidup.

Nilai persaudaraan, dalam pandangan tersebut, tidak hanya terlihat ketika anggota berkumpul dan menikmati kegiatan bersama. Makna sesungguhnya justru diuji ketika ada anggota yang mengalami kesulitan dan membutuhkan dukungan.

Karena itu, menjaga komunikasi, meluangkan waktu untuk bertemu, dan hadir bagi sesama menjadi bagian penting dalam perjalanan komunitas.

Dr. Raden Stevanus Dukung Ekosistem Otomotif Jogja

Hari Brojol Contoleros Joglosemar turut dihadiri Dr. R. Stevanus C. Handoko, S.Kom., M.M. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perkembangan komunitas otomotif di wilayah Joglosemar, khususnya Jogja.

Dr. Raden Stevanus menilai komunitas pencinta motor memiliki peluang untuk berkembang lebih luas. Selain menjadi wadah hobi dan silaturahmi, komunitas juga dapat mengambil bagian dalam ekosistem otomotif Indonesia.

“Saya sangat senang dengan kehadiran Contoleros di Joglosemar, terutama di Jogja. Semoga komunitas pencinta motor dan otomotif di Jogja semakin besar. Ekosistem dunia otomotif di Indonesia tidak hanya jadi penonton, tapi juga sebagai pelaku,” ungkap Dr. Raden Stevanus.

Menurutnya, perkembangan dunia otomotif perlu diikuti dengan semakin terbukanya kesempatan bagi komunitas dan masyarakat untuk mengambil peran di dalamnya.

Kegiatan komunitas yang mengedepankan kebersamaan, tanggung jawab, dan hubungan sosial juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan otomotif yang positif.

Kehadiran Dr. Raden Stevanus dalam acara tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap aktivitas komunitas otomotif yang menjunjung persaudaraan sekaligus mendorong perkembangan dunia otomotif di Jogja.

Dr. R. Stevanus C. Handoko, S.Kom., M.M. Bersama El Presidente Contoleros, Rafli Albera.

Persaudaraan yang Dibawa Pulang ke Rumah

Perayaan Hari Brojol Contoleros Joglosemar menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah komunitas tidak hanya diukur dari jumlah anggota, besarnya acara, atau jauhnya perjalanan yang ditempuh.

Hal yang tidak kalah penting adalah kemampuan komunitas menjaga jati diri, menumbuhkan kepedulian, dan memberikan makna bagi kehidupan anggota beserta keluarga mereka.

Melalui momentum ini, Contoleros diharapkan terus berkembang tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi fondasinya. Komunitas ini diharapkan bukan sekadar klub yang dikenal banyak orang, melainkan keluarga besar yang dikenal karena kepedulian, loyalitas, dan persaudaraannya.

Sebagaimana pesan penutup dalam rilis El Presidente, langkah dari Joglosemar diharapkan menjadi awal perjalanan panjang untuk terus merawat persaudaraan, menguatkan keluarga, dan menjadi pribadi yang lebih baik bagi orang-orang di sekitar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online