Advertisement
Relawan Korea Kenalkan Budaya dan Lakukan Aksi Sukarela di SD Negeri 1 Suruh
Istimewa
Advertisement
Saemaul Foundation menyelenggarakan kegiatan Relawan Saemaul Indonesia 2025 pada tanggal 20 hingga 24 Juli 2025 di SD Negeri 1 Suruh, Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh 15 tim relawan pelajar SMA dan 15 tim relawan warga umum dari Provinsi Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan.
Advertisement
Selama lima hari, para relawan melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya Korea sekaligus memperbaiki lingkungan sekolah. Dalam kegiatan di kelas, para siswa diajak untuk mengenal budaya Korea melalui aktivitas yang bersifat interaktif dan menyenangkan. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain permainan tradisional Korea, menghias topeng tradisional, belajar lagu anak- anak Korea dengan alat musik kazoo, melipat kertas, serta menghias tas kain (ecobag).
Di luar kelas, para relawan juga melakukan kegiatan labor volunteering yang berfokus pada perbaikan fasilitas fisik sekolah. Mereka mengecat ulang dinding sekolah yang sudah mulai pudar, membuat mural berwarna di pagar dan tembok sekolah, serta membantu membersihkan dan merapikan area sekitar.
Selain melaksanakan kegiatan di SD N 1 Suruh, tim relawan juga menyalurkan bantuan berupa mainan anak-anak. Mainan tersebut merupakan donasi dari anak-anak Korea yang sebelumnya dihimpun oleh Perpustakaan Mainan Anak Inuri, Kabupaten Yecheon. Melalui Saemaul Foundation, mainan ini kemudian dihibahkan kepada TK PKK 57 Muntuk.
Seluruh kegiatan dilakukan di dalam lingkungan sekolah dengan dukungan dari guru-guru dan pihak sekolah. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi pembuka program Pembangunan Desa Percontohan Saemaul Muntuk yang ditetapkan secara resmi pada bulan Juni lalu. Ke depan, YGSI akan terus melakukan pendampingan bagi Kalurahan Muntuk melalui pelaksanaan program Desa Percontohan Saemaul demi tercapainya peningkatan taraf hidup dan ekonomi warga setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Motor Scoopy Tabrak Divider di Maguwoharjo, Pemotor Meninggal
Advertisement
Amankah Penderita Diabetes Puasa Ramadan, Ini Penjelasan Dokter
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







