Advertisement
Dosen Universitas Madani Berdayakan Kader Posyandu sebagai Praktisi LACTAPOS
Tim dosen pengabdi Universitas Madani melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakatdi Balai Desa Karangduwet, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul pada Sabtu (23/8/2025). - Istimewa.
Advertisement
JOGJA—Tim dosen pengabdi Universitas Madani melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Balai Desa Karangduwet, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul pada Sabtu (23/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Pengabdian Masyarakat Pemula Kemdiktisaintek Tahun 2025, dengan fokus pada pemberdayaan kader posyandu sebagai praktisi LACTAPOS (Pijat Laktasi dan Pembuatatan Teh Carica Papaya untuk Optimalisasi ASI).
Advertisement
Kegiatan pengabdian diketuai oleh Endah Tri Wahyuni, S.ST., M.Kes bersama anggota tim apt. Kiki Rizky Handayani, M.Farm dan Dyah Muliawati, S.ST., MPH. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam praktik perawatan laktasi, pijat payudara, serta pengolahan bahan herbal tradisional Carica papaya menjadi teh sebagai salah satu upaya optimalisasi produksi ASI.

Acara berlangsung dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan rangkaian kegiatan meliputi sambutan dari Perwakilan Perangkat Desa Karangduwet, Ketua PKK dan ketua pengabdi. Kemudian dianjutkan praktik breast care, massage Woolwich, pijat oksitosin, pijat endorphine, teknik marmet, hingga praktik pembuatan teh Carica papaya.
Praktik breast care dipandu oleh Dyah Muliawati, S.ST., MPH, dilanjutkan dengan praktik Massage Woolwich, pijat oksitosin, pijat endorphine, dan teknik marmet oleh Endah Tri Wahyuni, S.ST., M.Kes. Sesi berikutnya adalah praktik pembuatan teh Carica papaya L. yang dipandu oleh apt. Farah Widya Kautsari, M.Farm dan apt. Kiki Rizky Handayani, M.Farm.
Dalam rangka memperkuat keterampilan, kader dibagi menjadi 8 kelompok sesuai padukuhan di Kalurahan Karangduwet. Setiap kelompok berkesempatan belajar langsung membuat teh Carica papaya sebagai upaya memperbanyak ASI. Hasil praktik menunjukkan keberhasilan kader menghasilkan produk teh dalam dua bentuk, yaitu seduhan siap minum dan kemasan siap dipasarkan.
Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, tim dosen Universitas Madani juga menyerahkan sejumlah bahan dan alat teknologi kepada kader PKK Karangduwet, meliputi: Aplikasi LACTAPOS, Breast Healing Pad, Oven Gas, Kompor Gas Satu Tungku, Panci Stainless Set, Pisau Set, Baskom, Timbangan Digital, Ziplok, Pepaya dan Jahe dan 40 Pack Set Massage Payudara (Minyak Zaitun & Tisu).
Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan Berita Acara Penyerahan (BAP) antara Ketua Tim Pengabdi Universitas Madani dengan Ketua Kader PKK Karangduwet.
Ketua Tim, Endah Tri Wahyuni, S.ST., M.Kes, menyampaikan kegiatan ini diharapkan dapat memberi dampak nyata bagi kesehatan ibu menyusui sekaligus memberdayakan kader posyandu dalam mendukung tumbuh kembang bayi.
“Kami ingin kader posyandu tidak hanya menjadi tenaga pendukung, tetapi juga praktisi yang kompeten dalam memberikan layanan pijat laktasi dan pemanfaatan bahan herbal lokal untuk menunjang keberhasilan menyusui,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa, foto bersama, serta komitmen sinergi berkelanjutan antara Universitas Madani dan masyarakat Desa Karangduwet dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Dishub Kulonprogo Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar Terkendali
Advertisement
Manfaat Pepaya Matang saat Sarapan untuk Pencernaan dan Energi
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







