Advertisement
DPRD Kota Magelang: Pencegahan Kebakaran, Tanggung Jawab Bersama
Anggota Komisi A DPRD Kota Magelang, Nella Karnella Yunissariberbicara dalam sosialisasi Peran DPRD Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran di Kota Magelang di UPT Pemadam Kebakaran Kota Magelang, Kamis (13/11/2025). - Ist
Advertisement
KOTA MAGELANG– Kota Magelang sebagai kota padat penduduk dengan aktivitas ekonomi, perdagangan, dan permukiman yang tinggi memiliki potensi risiko kebakaran yang cukup besar.
Karenanya, DPRD Kota Magelang melaksanakan kegiatan sosialisasi Peran DPRD Dalam Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran di Kota Magelang kepada anggota Linmas. Kegiatan dilaksanakan di UPT Pemadam Kebakaran Kota Magelang, Kamis (13/11/2025).
Advertisement
Anggota Komisi A DPRD Kota Magelang, Slamet Bambang saat menjadi narasumber mengatakan kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa dan stabilitas sosial masyarakat.
"Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara Pemerintah Daerah, DPRD, dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran secara berkelanjutan," kata Anggota Komisi A tersebut.
BACA JUGA
DPRD, katanya, mendorong sinergi antarinstansi, seperti Dinas Damkar, BPBD, Satpol PP, dan kelurahan dalam upaya mitigasi kebakaran serta mendukung pembentukan Forum Relawan Kebakaran (Redkar) di tiap kelurahan.
"Kami menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah untuk menyampaikan aspirasi terkait keselamatan lingkungan, mendorong keterlibatan aktif masyarakat pencegahan kebakaran, juga turut membangun pos siaga atau lumbung alat pemadam ringan di lingkungan RT/RW," tutur Slamet Bambang.
Anggota DPRD, Nella Karnella Yunissari menambahkan ada penyebab kebakaran yang merupakan kelalaian manusia, sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan.
"Di tingkat rumah tangga, gunakan instalasi listrik sesuai standar PLN, simpan bahan bakar jauh dari sumber panas, pastikan ventilasi dapur baik, dan jangan menumpuk sampah kering di tempat tertutup," katanya.
Upaya pencegahan juga perlu dilakukan di intansi-instansi, seperti menyediakan jalur evakuasi dan rambu darurat, melakukan simulasi kebakaran secara berkala, memasang sistem alarm kebakaran dan detektor asap dan memastikan setiap lantai memiliki hydrant atau alat pemadam yang siap pakai. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Advertisement
Sayangi Paru-Paru, Manfaatkan Puasa Ramadan untuk Berhenti Merokok
Advertisement
Advertisement
Advertisement








