Advertisement
Beat The Street Jadi Tempat Hangout Baru Pelari di Malioboro
Beberapa pecinta olahrage menikmati musik DJ di Zuri Lounge, Grand Zuri Malioboro pada Minggu (30/11/2025) - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Grand Zuri Malioboro memperkenalkan Beat The Street, morning DJ party pertama di Yogyakarta yang menyasar komunitas pelari dan penggemar olahraga pagi.
Acara ini ditujukan sebagai ruang berkumpul seusai olahraga, sekaligus memberikan pengalaman hiburan berbeda pada akhir pekan.
Advertisement
Manager Food & Beverage Grand Zuri Malioboro, Akhmad, menyampaikan acara ini berangkat dari kebutuhan komunitas pelari yang setiap Minggu memenuhi sekitar Jalan Mangkubumi dan Malioboro.
“Setelah lari, banyak dari mereka bingung mau ke mana. Maka Grand Zuri menyiapkan tempat untuk kumpul, menikmati musik DJ, dan refreshment seperti kopi, jus, fruit salad, hingga mini sandwich,” katanya di Grand Zuri Malioboro pada Minggu (30/11/2025).
BACA JUGA
Acara tersebut digelar pertama kalinya pada Minggu (30/11/2025) pukul 07.00–10.00 WIB di Zuri Lounge Grand Zuri Malioboro. Acara tersebut digelar dengan konsep Free Entry. Dalam konsep tersebut, peserta dapat menikmati suasana outdoor, musik elektronik, sekaligus menikmati jamuan yang ada.
Menurut Akhmad, acara ini sekaligus menjadi upaya memperkenalkan Grand Zuri Malioboro kepada masyarakat luas.
“Beat The Street adalah konsep pertama hotel yang menghadirkan live DJ pagi hari di hari Minggu. Harapannya kami menjadi pionir dan semakin dikenal sebagai hotel dengan fasilitas hiburan yang berbeda,” katanya.
Dia mengungkapkan, keunggulan lokasi menjadi salah satu nilai lebih Grand Zuri Malioboro.
“Grand Zuri satu-satunya hotel di Jalan Mangkubumi yang punya kafe persis di depan tanpa harus masuk lewat gerbang. Jadi siapa pun bisa langsung mampir dan menikmati acara,” katanya.
Sebagai tahap awal, acara tersebut menyasar pasar domestik, khususnya komunitas olahraga dan wisatawan yang menginap di sekitar Malioboro. Ke depan, Grand Zuri Malioboro akan menggelar kegiatan serupa untuk masyarakat yang lebih luas.
“Kalau kegiatan ini jadi rutin dan dapat dukungan pemerintah, tentu bisa berkembang lebih besar dan menjangkau mancanegara,” katanya.
Ke depannya, Grand Zuri menargetkan penyelenggaraan rutin minimal dua kali setiap bulan.
“Tujuan kami sederhana: memberikan tempat nongkrong bagi para pelari dengan pengalaman berbeda, bukan hanya lari tapi juga bersosialisasi dan mengisi ulang mood sebelum memulai hari,” katanya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- GPIB Marga Mulya di Jogja Dibuka untuk Wisata Arsitektur Indis
- Cara Bersihkan Koper Usai Liburan agar Bebas Bakteri dan Bau
- Wisata DEB Balkondes Karangrejo Borobudur Ditawarkan ke Eropa
- Desa Wisata Adat Osing Kemiren Banyuwangi Masuk Jaringan Terbaik Dunia
- GIPI Sebut UU Kepariwisataan Baru Sejarah Kelam, Ini Alasannya
Advertisement
Warga Bonjing Gunungkidul Harap Jembatan Bailey Diganti Permanen
Advertisement
Ibu Hamil Diminta Hindari Makanan Setengah Matang dan Kafein
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



