Advertisement
Dosen FE UWM Gelar PkM, Dorong Etika Lingkungan
Istimewa
Advertisement
SLEMAN—Dosen Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Widya Mataram (UWM) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Dusun Kruwet, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Sleman. PkM kali ini mengangkat tema mengenai Etika dan Kesadaran dalam Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan, dengan fokus utama pada penguatan komitmen masyarakat dan pemanfaatan potensi ekonomi lokal berbasis lingkungan.
Pemateri Nany Noor Kurniyati, S.E., M.Sc., M.M., memaparkan materi yang berfokus pada Membangun Komitmen dan Tanggung Jawab Lingkungan di tingkat komunitas. Nany menekankan bahwa keberhasilan pembangunan berkelanjutan sangat bergantung pada kemauan kolektif dan etika moral dalam memperlakukan alam.
"Komitmen lingkungan harus dimulai dari kesadaran pribadi dan diterjemahkan menjadi tanggung jawab kolektif. Ini berarti membuat keputusan yang tidak hanya menguntungkan kita hari ini, tetapi juga melestarikan sumber daya bagi anak cucu kita. Perlu adanya perencanaan jangka panjang yang dijiwai oleh etika lingkungan," jelas Nany.
Advertisement
Sementara itu, Bahri, S.E., M.M., menyampaikan materi mengenai Pengelolaan Potensi Lingkungan dan Ekonomi, yang memberikan panduan praktis bagi warga untuk mengintegrasikan konservasi dengan peningkatan kesejahteraan. Bahri mendorong warga Kruwet untuk melihat potensi lingkungan sebagai aset ekonomi hijau yang dapat dikelola secara berkelanjutan.
"Dusun Kruwet memiliki potensi lingkungan yang bisa dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru, seperti ekowisata berbasis komunitas atau produk olahan lokal yang ramah lingkungan. Kuncinya adalah pengelolaan yang beretika, memastikan bahwa setiap aktivitas ekonomi tidak merusak, melainkan memperkuat ekosistem lokal," ujar Bahri.
BACA JUGA
Kegiatan PkM ini mendapatkan respons positif dari warga yang kini memiliki pandangan lebih jelas tentang bagaimana menyeimbangkan pelestarian lingkungan dengan kemajuan ekonomi. Warga diharapkan dapat segera mengaplikasikan ilmu ini, mulai dari pengelolaan limbah, konservasi air, hingga pengembangan usaha mikro berbasis potensi alam yang bertanggung jawab.
FE UWM berharap melalui PkM ini, Dusun Kruwet dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mewujudkan pembangunan yang beretika, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Jadi Daya Tarik Budaya, Melasti Ngobaran Masuk Kalender Wisata 2027
Advertisement
Imunisasi Anak Mudik Lebaran Disarankan 14 Hari Sebelumnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement







