Advertisement

DisperinkopUKM Kulonprogo Dorong Inovasi UMKM Agar Berkelanjutan

Media Digital
Kamis, 15 Januari 2026 - 13:37 WIB
Maya Herawati
DisperinkopUKM Kulonprogo Dorong Inovasi UMKM Agar Berkelanjutan Kepala DisperinkopUKM Kulonprogo, Iffah Mufidati (kiri) saat menjelaskan fasilitas yang terdapat di Gedung PLUT KUMKM.Kepala DisperinkopUKM Kulonprogo, Iffah Mufidati (kiri) saat memberikan pemaparan inovasi UMKM dalam podcast bersama Harian Jogja yang dipandu Nathan Yoppy, Rabu (14/1/2026). - Harian Jogja - Khairul Ma'arif

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kulonprogo dinilai hanya bisa bertahan jika pelaku terus berinovasi, menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar, dan memahami segmentasi pelanggan secara tepat.

Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (DisperinkopUKM) Kabupaten Kulonprogo menekankan bahwa inovasi produk menjadi kunci keberlanjutan UMKM. Inovasi diperlukan agar setiap pelaku usaha mampu “berbicara” melalui produknya dalam menjawab kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Advertisement

Kepala DisperinkopUKM Kulonprogo, Iffah Mufidati, mengatakan segmentasi pelanggan harus sejalan dengan produk yang dihasilkan UMKM. Menurutnya, instansinya sebagai pendamping berkewajiban menjawab setiap kebutuhan inovasi yang muncul di lapangan.

Iffah mengungkapkan, setiap kali melakukan pelatihan maupun pendampingan kepada pelaku UMKM, selalu muncul kegelisahan tersendiri.

“Dalam tanda kutip gelisah, artinya bisa jadi inovasi tahun lalu sudah tidak up to date lagi dikembangkan ataupun perlu ada update yang diperlukan, sehingga harus menyiapkan diri untuk bisa menjawab tantangan pelanggan atau konsumen sesuai dengan segmentasi dan kebutuhan,” bebernya dalam Podcast bersama Harian Jogja di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kulonprogo, Rabu (14/1/2026).

Podcast tersebut dipandu Nathan Yoppy yang juga bertindak sebagai moderator. Kegiatan diawali dengan mengelilingi Gedung PLUT KUMKM yang berlokasi di Kalurahan Sogan, Wates. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM Kulonprogo yang ingin mengikuti pelatihan maupun mengembangkan usahanya.

“Di PLUT ini ada galeri UMKM untuk produk food, fashion, dan craft. Memberikan kesempatan produsen binaan kami agar memasarkan produknya tentunya dengan dilakukan kurasi. Di PLUT juga ada fasilitas ruang kemasan, juga co working space yang bisa digunakan pelaku UMKM,” lanjut Iffah.

Pendampingan tidak hanya menyasar pelaku UMKM yang sudah berjalan lama. DisperinkopUKM juga memberikan bimbingan kepada calon wirausaha baru agar mampu memulai produksi secara mandiri.

“Kita berikan pelayanan di PLUT ini bagaimana memperoleh legalitas yang harus ada seperti PIRT, NIB ataupun sertifikasi halal. Itu semua kita upayakan mendampingi,” tuturnya.

Menurut Iffah, pemasaran produk UMKM dapat dioptimalkan melalui Gedung PLUT KUMKM. Ia menilai strategi pemasaran, baik secara daring maupun luring, sama-sama penting. Memasarkan produk menjadi langkah strategis agar produk UMKM lebih mudah dikenal dan laris terjual.

“Semua pendampingan ada di PLUT, kita optimalkan semua kegiatan di PLUT. Keterbatasan APBD bisa tetap dilakukan dengan skema pentahelix,” ucapnya.

Skema pentahelix merupakan pola kolaborasi antara dunia usaha, komunitas, akademisi, pemerintah, dan media massa.

Iffah menilai UMKM dapat menjadi jalan efektif pengentasan kemiskinan karena mampu mendorong kemandirian ekonomi. Ia mengklaim, secara kuantitas, jumlah pelaku UMKM di Kulonprogo terus bertambah setiap tahun.

“Pelaku UMKM secara kuantitas tiap tahun selalu bertambah, tetapi untuk naik kelas tentunya harus ada seleksi,” jelasnya.

Melalui inovasi yang berkelanjutan, pendampingan terarah, dan kolaborasi lintas sektor, DisperinkopUKM Kulonprogo berharap UMKM lokal mampu naik kelas dan menjadi penggerak ekonomi daerah. (Advertorial) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Satpol PP Bantul Petakan Akomodasi Ilegal, Tunggu Dasar Penindakan

Satpol PP Bantul Petakan Akomodasi Ilegal, Tunggu Dasar Penindakan

Bantul
| Kamis, 15 Januari 2026, 15:37 WIB

Advertisement

Peran Keluarga Jadi Kunci Pencegahan Perkawinan Anak

Peran Keluarga Jadi Kunci Pencegahan Perkawinan Anak

Lifestyle
| Kamis, 15 Januari 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement