Advertisement
Takom 1922 Rayakan Anniversary Lewat Arts Beyond the Horizon
Kegiatan Anniversary Takom 1922 Cafe & Resto
Advertisement
JOGJA—Takom 1922 Cafe & Resto yang berdiri sejak 2023 terus mengukuhkan diri bukan hanya sebagai tempat menikmati kopi dan kuliner, tetapi juga ruang temu komunitas muda, mahasiswa, serta pelaku industri kreatif di Yogyakarta. Mengusung konsep kopi, kuliner, dan koneksi, Takom 1922 menjadi ruang yang mendorong jejaring sekaligus kreativitas.
Memasuki tahun ketiga perjalanannya, Takom 1922 Cafe & Resto merayakan ulang tahun dengan menghadirkan ruang kolaboratif bertajuk “Arts Beyond the Horizon”. Perayaan ini dirancang sebagai wadah seni dan komunitas untuk berbagi nilai, empati, serta memperkuat partisipasi publik.
Advertisement
Acara akan digelar pada 24 Januari 2026 di Takom 1922 Cafe & Resto dan menargetkan kehadiran lebih dari 1.500 pengunjung dari berbagai segmen. Mulai dari komunitas muda, pelaku industri kreatif, penikmat kopi dan kuliner, hingga masyarakat umum dan anak-anak.
Beragam kegiatan disiapkan dalam rangkaian acara tersebut, di antaranya Coloring Competition untuk anak usia 7–10 tahun, V60 Battle Competition, Latte Art Competition, serta talkshow dan live music yang terbuka untuk publik.
BACA JUGA
Tak hanya menghadirkan perayaan seni, Takom 1922 Cafe & Resto juga meluncurkan inisiatif sosial bertajuk “Pay as You Wish” untuk menu kopi susu. Melalui kampanye ini, pengunjung diberikan kebebasan penuh menentukan harga yang ingin mereka bayarkan, tanpa batasan nominal maupun tekanan narasi donasi.
Seluruh dana yang terkumpul dari program “Pay as You Wish” akan disalurkan sebagai dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
Inisiatif ini tidak diposisikan sekadar sebagai penggalangan dana, melainkan ruang refleksi personal. Pengunjung diajak terlibat secara sadar sesuai kemampuan dan kesadaran masing-masing, sembari menikmati kopi dan terlibat dalam aktivitas kreatif.
Melalui momentum ulang tahun dan kampanye sosial tersebut, Takom 1922 Cafe & Resto menegaskan komitmennya menghadirkan pendekatan partisipatif, di mana seni, kopi, dan empati sosial berpadu dalam pengalaman yang dekat dengan keseharian masyarakat. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Warga Kalibawang Diduga Tewas, Kerangka Ditemukan di Gunung Tugel
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




