Advertisement

Gubernur Jateng Percepat Pemulihan Banjir Pemalang

Media Digital
Jum'at, 30 Januari 2026 - 15:57 WIB
Maya Herawati
Gubernur Jateng Percepat Pemulihan Banjir Pemalang Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan percepatan pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, dengan memastikan penanganan korban terdampak dilakukan secara komprehensif dan terukur. Dalam kunjungannya pada Jumat (30/1 - 2026), Ahmad Luthfi meninjau langsung lokasi bencana di Desa Penakir serta memimpin koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi warga. / ist

Advertisement

PEMALANG—Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan percepatan pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, dengan memastikan penanganan korban terdampak dilakukan secara komprehensif dan terukur.

Dalam kunjungannya pada Jumat (30/1/2026), Ahmad Luthfi meninjau langsung lokasi bencana di Desa Penakir serta memimpin koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi warga.

Advertisement

Sejak hari pertama kejadian, penanganan bencana di Pemalang telah dilakukan secara holistik, termasuk seusai Bupati Pemalang menetapkan status darurat bencana. Seluruh OPD dan pemangku kepentingan dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga pemerintah pusat telah bergerak sesuai tugas masing-masing.

"Hari ini, kita melakukan dan memastikan bahwa penanganan masyarakat yang terdampak clear dan paripurna," kata Luthfi seusai memberikan arahan di Kantor Kecamatan Pulosari dan meninjau lokasi bencana di Desa Penakir.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian utama dalam pemulihan pascabencana Pemalang meliputi penanganan pengungsi, layanan pendidikan, penyediaan hunian sementara dan hunian tetap, layanan kesehatan, serta perbaikan sarana dan prasarana.

Ia menyebut, di Kecamatan Pulosari terdapat 813 kepala keluarga (KK) atau total 2.777 jiwa yang mengungsi. Selain itu, sekitar 80 rumah rusak, 78 bidang lahan terdampak, serta belasan jembatan mengalami kerusakan.

"Sehingga masyarakat yang betul-betul terdampak terbantu sacara maksimal, dan tentu yang paling penting adalah memikirkan ke depan bagaimana," jelasnya.

Menurut Luthfi, seluruh warga terdampak harus terdata secara by name by address agar proses pemulihan sosial dan ekonomi berjalan tepat sasaran. Pendataan juga mencakup kerugian barang berharga, hewan ternak, hingga lahan pertanian yang terdampak banjir dan longsor.

Selain itu, lahan pertanian yang tergenang akan diajukan klaim asuransi guna membantu pemulihan sektor pertanian warga.

Untuk sektor pendidikan, ia telah meminta dinas pendidikan menyiapkan tempat belajar sementara serta menerjunkan guru-guru yang kompeten guna mendampingi anak-anak di lokasi pengungsian.

Di bidang kesehatan, Luthfi menginstruksikan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin. Apabila ditemukan kondisi darurat, warga diminta segera dirujuk ke rumah sakit terdekat agar penanganan medis dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Ribuan Ternak Bantul Disuntik Vaksin PMK Sejak Awal 2026

Ribuan Ternak Bantul Disuntik Vaksin PMK Sejak Awal 2026

Bantul
| Jum'at, 30 Januari 2026, 19:37 WIB

Advertisement

Psikolog UI Ingatkan Stres Kerja Picu Burnout

Psikolog UI Ingatkan Stres Kerja Picu Burnout

Lifestyle
| Jum'at, 30 Januari 2026, 19:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement