Advertisement
PLN Bekali Pelajar SMA Negeri 2 Keterampilan Bisnis Hampers
PLN melalui Rumah BUMN Gunungkidul membekali pelajar SMA Negeri 2 Wonosari keterampilan bisnis hampers untuk mendorong wirausaha muda. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Upaya mendorong lahirnya wirausaha muda terus dilakukan PT PLN (Persero) dengan menyasar kalangan pelajar. Melalui Rumah BUMN Gunungkidul, PLN mengajak ratusan siswa SMA Negeri 2 Wonosari mengenal dan mempraktikkan bisnis hampers sebagai bekal kemandirian ekonomi sejak dini.
Program pelatihan kewirausahaan tersebut digelar dalam tajuk “Kreasi Unik, Wirausaha Asyik” selama dua hari, yakni pada 3–4 Februari 2026. Sebanyak 224 siswa kelas XI terlibat dalam kegiatan ini sebagai bagian dari tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Rumah BUMN Gunungkidul dan SMA Negeri 2 Wonosari dalam pengembangan kapasitas kewirausahaan pelajar.
Advertisement
Selama pelatihan berlangsung, para siswa mendapatkan pendampingan menyeluruh mengenai ekosistem bisnis hampers, mulai dari tahap perencanaan hingga pemasaran. Fasilitator Rumah BUMN Gunungkidul memberikan pembelajaran secara langsung dan aplikatif agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengeksekusi ide usaha secara nyata.
Materi pelatihan mencakup penyusunan konsep produk dan nilai keunikan, strategi pemasaran digital, manajemen keuangan usaha, termasuk perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) dan penentuan harga jual. Selain itu, siswa juga dibekali teknik produksi hampers yang estetis dan bernilai jual, serta praktik visual branding melalui pengambilan foto produk untuk kebutuhan konten media sosial.
BACA JUGA
Tidak berhenti pada sesi kelas, para siswa kemudian ditantang untuk memasarkan dan menjual produk hampers hasil karya mereka sendiri selama satu bulan penuh. Tahapan ini dirancang agar peserta dapat merasakan langsung dinamika dunia usaha, mulai dari interaksi dengan konsumen hingga pengelolaan keuntungan secara mandiri.
PLH Manager PLN UP3 Yogyakarta, Wiwit Supriyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Gunungkidul. “PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Gunungkidul, tetapi juga berupaya memberikan nilai tambah melalui pemberdayaan di bidang bisnis dan kewirausahaan. Melalui Rumah BUMN Gunungkidul, kami ingin membuka wawasan serta menumbuhkan semangat wirausaha sejak dini kepada para pelajar,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Tengah & DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan dukungan PLN terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). “Melalui Rumah BUMN, PLN berkomitmen untuk terus memberdayakan masyarakat, termasuk generasi muda. Kami berharap dari SMA Negeri 2 Wonosari akan lahir wirausahawan muda yang kreatif, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah maupun nasional,” ungkapnya.
Antusiasme tinggi ditunjukkan para siswa SMA Negeri 2 Wonosari sepanjang rangkaian kegiatan pelatihan. Kehadiran Rumah BUMN Gunungkidul diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar siswa secara aplikatif, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi dan mengasah kreativitas di luar kurikulum formal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
- Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional
Advertisement
Puncak Musim Hujan DIY Bertahan hingga Maret, BPBD Tetap Siaga
Advertisement
Penelitian Ungkap Pola Makan Nabati Aman bagi Pertumbuhan Bayi
Advertisement
Advertisement
Advertisement



