Advertisement
Lewat Buku, Masyarakat Diajarkan Ubah Sampah Menjadi Berkah
Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik (memegang mikrofon) menjadi narasumber dalam bedah buku Kelola Sampah Jadi Berkah karya Tardi Al Fatih digelar di Balai Perdukuhan Selang 1, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Rabu (11/2/2026). Harian Jogja - David Kurniawan
Advertisement
GUNUNGKIDUL— Program bedah buku berjudul Kelola Sampah Jadi Berkah karya Tardi Al Fatih digelar di Balai Perdukuhan Selang 1, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Rabu (11/2/2026). Program ini diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY dengan menggandeng DPRD DIY.
Pustakawan Utama DPAD DIY, Budiyono, mengatakan sampah tidak hanya menjadi sumber masalah, tetapi juga dapat menjadi berkah apabila dikelola dengan tepat. Oleh karena itu, sampah perlu ditangani secara benar agar memberikan manfaat. “Sumber sampah berasal dari keluarga. Misalnya, saat memasak pasti ada sampah yang dihasilkan,” kata Budiyono, Rabu siang.
Advertisement
Menurut dia, program bedah buku dengan tema pengolahan sampah ini merupakan salah satu kegiatan yang terselenggara berkat kerja sama dengan DPRD DIY. Adapun pelaksanaannya berlangsung di kabupaten dan kota di wilayah DIY.
Untuk tema buku yang dibedah, setiap penyelenggaraan memiliki judul dan bahasan yang berbeda. Ia mencontohkan, kegiatan di Padukuhan Selang mengangkat tema pengelolaan sampah. “Kami punya koleksi 350.000 judul buku. Pengelolaan sampah menjadi berkah hanya menjadi salah satu judul yang menjadi koleksi milik DPAD DIY,” katanya.
BACA JUGA
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik, mengatakan program literasi atau peningkatan minat baca masyarakat masih perlu terus ditingkatkan. Meski secara persentase tingkat literasi di DIY tergolong tinggi, budaya membaca belum sepenuhnya terwujud. “Lewat bedah buku ini menjadi upaya untuk meningkatkan minat baca di masyarakat,” kata Gus Im, sapaan akrabnya.
Pengolahan Sampah
Menurut dia, membaca juga dapat menambah wawasan dan memperluas cara berpikir. Tema yang diangkat kali ini mengenai pengolahan sampah yang dapat mendatangkan berkah, sebagaimana tertuang dalam buku Cara Mengelola Sampah Jadi Berkah yang dibedah dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola sampah. Sebab, jika tidak dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi sumber masalah lingkungan.
Karena itu, dalam acara bedah buku masyarakat diberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai cara mengolah sampah yang baik dan benar sehingga dapat menghasilkan pendapatan. “Contohnya, sampah bisa diolah menjadi pupuk organik. Sampah dari hasil daur ulang juga memiliki nilai ekonomi,” katanya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
- Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional
Advertisement
Advertisement
Penelitian Ungkap Pola Makan Nabati Aman bagi Pertumbuhan Bayi
Advertisement
Advertisement
Advertisement







