Advertisement
Jaga Stok Pangan untuk Raih Keberkahan Ramadan
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.ist
Advertisement
SLEMAN-Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah akan tiba dalam hitungan hari. Kehangatan bulan puasa mulai terasa di berbagai tempat, termasuk di pasar dan pusat perbelanjaan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang Ramadan masyarakat berbondong-bondong membeli kebutuhan sehari-hari. Tidak sedikit pula yang mulai menyiapkan stok bahan pangan untuk dijual kembali selama Ramadan.
Situasi ini kerap memunculkan kekhawatiran terkait potensi kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Salah satunya harga cabai yang belakangan mengalami kenaikan. Kami memahami kekhawatiran masyarakat akan kemungkinan kenaikan harga komoditas cabai. Namun, kondisi tersebut masih dalam batas wajar, mengingat tingginya permintaan yang dihadapkan pada keterbatasan panen akibat curah hujan yang tinggi.
Advertisement
Untuk menanggulangi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah memfasilitasi sejumlah titik lelang cabai di beberapa kapanewon guna menjaga stabilitas harga pangan, khususnya komoditas cabai. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan.
Sebagai langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan, Pemkab Sleman juga terus melakukan berbagai upaya, salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar. Langkah yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini bertujuan menjaga keterjangkauan harga di pasar-pasar utama di Sleman.
BACA JUGA
Selain itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman akan melaksanakan pemantauan intensif menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. TPID Sleman mengintensifkan pemantauan harga dan pasokan harian melalui sistem informasi harga pangan sebagai deteksi dini terhadap potensi lonjakan harga. Langkah ini menjadi bagian dari intervensi untuk mencegah gejolak pasar.
Upaya lain yang dilakukan adalah koordinasi intensif dengan distributor, pedagang pasar, serta asosiasi pelaku usaha. Hal ini bertujuan memastikan kelancaran pasokan, kesesuaian harga jual, sekaligus menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan Idulfitri.
Dari berbagai langkah yang telah dilakukan, hingga saat ini stok dan pasokan bahan pokok di Kabupaten Sleman dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan stok bahan pokok dalam tujuh hari menjelang Ramadan. Tetaplah berbelanja secara bijak, tenang, dan sesuai kebutuhan. Sikap panic buying atau berbelanja secara berlebihan tidak perlu dilakukan.
Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan stok pangan dan keterjangkauan harga tetap stabil. Mari kita dukung kondisi ini dengan berbelanja secara bijak, tidak menimbun barang, serta turut nglarisi UMKM dan pedagang di sekitar kita. Dengan demikian, keberkahan bulan suci Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sleman.(Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
- Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional
Advertisement
DPRD DIY Temukan Pekerja Sentra Bambu Belum Terkaver BPJS
Advertisement
Penelitian Ungkap Pola Makan Nabati Aman bagi Pertumbuhan Bayi
Advertisement
Advertisement
Advertisement





