Advertisement
Dukung Program 3 Juta Rumah, Bank Jateng Perkuat KPR FLPP
Bank Jateng perkuat KPR Sejahtera FLPP 2026 dukung Program 3 Juta Rumah dan tekan backlog perumahan Jawa Tengah. - Istimewa.
Advertisement
SEMARANG—Program KPR Sejahtera FLPP 2026 di Jawa Tengah kian digenjot. Bank Jateng resmi memperkuat sinergi pembiayaan perumahan rakyat melalui penandatanganan Nota Kesepakatan bersama DPD REI Jawa Tengah guna mendukung Program 3 Juta Rumah dan menekan backlog perumahan.
Kesepakatan tersebut diteken pada Selasa (11/2/2026) di Wisma Perdamaian, Semarang, dan menjadi penanda kolaborasi lanjutan antara perbankan daerah dan pengembang perumahan. Bank Jateng memosisikan diri sebagai mitra pembiayaan utama dalam penyaluran KPR Sejahtera FLPP 2026, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Advertisement
Penandatanganan nota kesepakatan itu turut disaksikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak. Sinergi antara perbankan dan pengembang diharapkan mampu meningkatkan kepastian pembiayaan sekaligus mempercepat proses akad, sehingga masyarakat dapat segera menempati rumah yang aman dan berkualitas.
Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Bank Jateng, Eko Tri Prasetyo, menyampaikan transformasi layanan terus dilakukan agar akses masyarakat terhadap hunian semakin mudah.
"Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan mudah melalui integrasi layanan digital serta jaringan kantor yang luas. Sinergi dengan REI ini adalah kunci untuk memastikan penyaluran KPR FLPP tepat sasaran, sehingga masyarakat Jawa Tengah tidak hanya mendapatkan rumah yang terjangkau, tetapi juga proses yang transparan dan efisien," ujar Eko.
Melalui skema KPR Sejahtera FLPP 2026, masyarakat memperoleh sejumlah kemudahan. Debitur menikmati suku bunga tetap 5% hingga akhir tenor atau maksimal 20 tahun, sehingga memberikan kepastian finansial jangka panjang. Selain itu, uang muka cukup ringan mulai 1%, ditambah Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4.000.000, serta fasilitas bebas PPN yang semakin meringankan beban awal kepemilikan rumah pertama.
Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat. Di Jawa Tengah sendiri, backlog perumahan masih berada di kisaran 1 juta unit, sehingga percepatan penyaluran KPR FLPP 2026 dinilai krusial untuk menjawab kebutuhan hunian masyarakat.
Dengan dukungan teknologi digital dan jaringan kantor yang tersebar di seluruh kabupaten/kota, Bank Jateng optimistis penyaluran KPR Sejahtera FLPP 2026 akan berlangsung lebih masif dan tepat sasaran. Peran sebagai “Banknya Orang Jawa Tengah” terus diperkuat melalui kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, termasuk mendorong kepemilikan rumah yang inklusif dan berkelanjutan di berbagai wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
- Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement








