Advertisement

Solusi Bangun Indonesia Edukasi Keselamatan Tambang di Cilacap

Media Digital
Jum'at, 27 Februari 2026 - 15:37 WIB
Maya Herawati
Solusi Bangun Indonesia Edukasi Keselamatan Tambang di Cilacap PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (Solusi Bangun Indonesia/Perusahaan) menyelenggarakan sosialisasi keselamatan tambang di aula area pascatambang perusahaan di Jeruklegi, Cilacap, Selasa (24/2 - 2026).

Advertisement

CILACAP—PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memberikan sosialisasi keselamatan tambang kepada masyarakat sekitar wilayah operasi di Jeruklegi, Cilacap. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman risiko keselamatan sekaligus memperkuat komitmen praktik pertambangan yang aman dan transparan.

Kabupaten Cilacap dikenal sebagai salah satu pusat industri di Jawa Tengah dengan kontribusi besar sektor pengolahan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang mencapai lebih dari 50%, termasuk dari industri semen. Aktivitas industri tersebut membutuhkan perhatian bersama antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional.

Advertisement

Sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (Solusi Bangun Indonesia/Perusahaan) menyelenggarakan sosialisasi keselamatan tambang di aula area pascatambang perusahaan di Jeruklegi, Cilacap, Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang rutin dilaksanakan dua kali setiap tahun tersebut dihadiri warga Kecamatan Jeruklegi dan Kesugihan yang tinggal di sekitar area pascatambang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Slamet Selatan.

Quarry Manager Solusi Bangun Indonesia, Faik Bakhtiar, menjelaskan kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap transparansi operasional dan keselamatan lingkungan.

“Solusi Bangun Indonesia secara konsisten menerapkan prinsip praktik pertambangan yang baik (good mining practice) dan memegang teguh prosedur operasi standar (standard operational procedure/SOP) yang berlaku. Melalui dialog terbuka, Perusahaan juga dapat menerima masukan yang berharga dari masyarakat,” kata Faik Bakhtiar.

Senada dengan hal tersebut, Camat Jeruklegi, Irwan Arianto S., S.T.P., M.Si., menekankan pentingnya edukasi masyarakat mengenai risiko serta prosedur keselamatan di area pertambangan.

"Kami minta masyarakat yang tinggal di dekat area penambangan untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu yang ada demi keselamatan bersama," tegas Irwan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Slamet Selatan, Panut Priyanto, S.T., M.T., turut memaparkan berbagai data terkait langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan Solusi Bangun Indonesia untuk meminimalkan dampak operasi. Ia juga menjelaskan penerapan praktik pertambangan yang baik oleh perusahaan telah mendapatkan berbagai penghargaan, termasuk Good Mining Practice Award dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Solusi Bangun Indonesia secara konsisten menjalankan operasi yang ramah lingkungan dan mengutamakan aspek keselamatan. Perusahaan juga menghadirkan produk semen Dynamix yang memiliki emisi karbon 32% lebih rendah dibandingkan semen konvensional sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan.

Melalui sosialisasi keselamatan tambang di Cilacap ini, perusahaan berharap masyarakat semakin memahami risiko di area pertambangan sekaligus memperkuat kolaborasi antara industri, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan berkelanjutan. (Advertorial)

BACA JUGA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Polres Bantul Sita 72 Botol Miras Ilegal di Banguntapan Bantul

Polres Bantul Sita 72 Botol Miras Ilegal di Banguntapan Bantul

Bantul
| Jum'at, 27 Februari 2026, 17:47 WIB

Advertisement

Jarang Diketahui, Ini Sumber Vitamin C Lebih Tinggi dari Jeruk

Jarang Diketahui, Ini Sumber Vitamin C Lebih Tinggi dari Jeruk

Lifestyle
| Jum'at, 27 Februari 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement