Advertisement
Honda Bagikan Cara Hindari Blind Spot yang Picu Kecelakaan
Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas bersama tim instruktur safety riding membagikan panduan melalui program Info Ala Honda Istimewa. / ist
Advertisement
JOGJA— Risiko kecelakaan di jalan raya masih sering dipicu hal yang tak disadari pengendara, salah satunya saat sepeda motor masuk ke area blind spot kendaraan besar. Kondisi ini membuat pengendara lain tidak melihat keberadaan motor, sehingga potensi tabrakan meningkat.
Situasi ini kerap terjadi di jalanan dengan arus padat maupun saat kendaraan melaju cepat di kawasan di Yogyakarta. Perbedaan kemampuan analisa dan prediksi bahaya antar pengendara juga turut memengaruhi tingkat risiko kecelakaan.
Advertisement
Blind spot area merupakan area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terpantau oleh pengemudi, baik melalui kaca spion maupun pandangan langsung. Posisi ini sering diabaikan, padahal sangat berbahaya terutama ketika berada di dekat truk atau bus.
Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas bersama tim instruktur safety riding membagikan panduan melalui program Info Ala Honda Istimewa.
BACA JUGA
Berikut tiga tips yang bisa diterapkan pengendara untuk menghindari blind spot:
- Perhatikan jarak kendaraan
Jarak aman bergantung pada kecepatan kendaraan. Disarankan menjaga jarak sekitar dua meter dari kendaraan besar seperti truk atau bus. Semakin jauh jarak, semakin besar peluang mengantisipasi bahaya. - Perhatikan posisi kendaraan
Posisi motor yang berjalan memiliki risiko lebih tinggi masuk ke blind spot dibanding saat berhenti. Posisi yang relatif aman berada di sisi kiri belakang kendaraan besar agar tetap terlihat melalui kaca spion. - Lakukan analisa situasi
Pengendara perlu fokus dan mampu membaca kondisi jalan di depan. Semakin tinggi kecepatan, waktu untuk bereaksi semakin terbatas. Gunakan lampu dan klakson sebagai alat komunikasi serta tetap menjaga jarak aman.
Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal menegaskan ukuran kendaraan berpengaruh pada luasnya area blind spot.
“Semakin besar kendaraannya maka semakin besar pula blind spot area di sekitar kendaraan tersebut. Pengendara tetap #Cari_Aman saat berkendara agar selamat sampai tujuan agar dapat berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Kesadaran pengendara dalam menjaga jarak, posisi, serta fokus saat berkendara menjadi kunci untuk menghindari risiko kecelakaan akibat titik buta kendaraan yang sering luput dari perhatian. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement









