Advertisement
Astra Motor Jogja Edukasi Berkendara di SMKN 1 Purworejo
425 siswa SMKN 1 Purworejo ikut pelatihan safety riding Astra Motor untuk tekan risiko kecelakaan remaja. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, PURWOREJO— Upaya menekan risiko kecelakaan di kalangan remaja terus diperkuat melalui edukasi langsung di sekolah. Sebanyak 425 siswa SMK Negeri 1 Purworejo mengikuti pelatihan keselamatan berkendara yang digelar Astra Motor Yogyakarta pada akhir Maret 2026.
Kegiatan ini menyasar siswa kelas X dan XI dari berbagai jurusan, dengan fokus membangun kesadaran sejak dini bahwa keselamatan berkendara bukan sekadar aturan, tetapi kebutuhan utama bagi pelajar yang setiap hari menggunakan sepeda motor.
Advertisement
Pelatihan dilakukan langsung di lingkungan sekolah sebagai langkah preventif. Para peserta lebih dulu diberikan pemahaman mengenai pentingnya awareness dalam berkendara agar pola pikir aman tertanam sebelum praktik di lapangan.
Selain materi teori, siswa juga mencoba simulator Honda Riding Trainer yang dirancang untuk melatih kemampuan membaca potensi bahaya di jalan. Melalui simulasi ini, peserta dilatih meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan mengambil keputusan saat berkendara.
“Kolaborasi untuk terus memprioritaskan kepentingan keselamatan berkendara merupakan hal yang selalu kami harapkan ada disetiap pengendara terutama generasi muda saat ini. Semoga semangat Sinergi Bagi Negeri dengan menerapkan #Cari_Aman dalam berkendara bisa tertanam dengan baik,” ujar Julius Armando.
Tak berhenti di pelatihan awal, program ini juga berlanjut dengan pembinaan khusus bagi 25 anggota Petugas Keamanan Sekolah (PKS). Mereka dijadwalkan menjalani pelatihan lanjutan di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta untuk mengasah keterampilan berkendara secara lebih profesional.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan duta keselamatan berkendara di lingkungan sekolah. Para anggota PKS nantinya berperan sebagai teladan bagi siswa lain dalam menerapkan budaya berkendara aman, baik di dalam maupun di luar sekolah.
Program edukasi ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara dunia pendidikan dan industri otomotif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar, sekaligus memperkuat budaya tertib berlalu lintas sejak usia muda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement








