Advertisement

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership

Media Digital
Rabu, 08 April 2026 - 15:17 WIB
Maya Herawati
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership Penyerahan penghargaan Green Leadership PROPER oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (tengah) kepada Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kanan), disaksikan Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya (kiri) pada ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2025 di Jakarta, Selasa (7/4 - 2026). /ist

Advertisement

JAKARTA—Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, kembali meraih penghargaan Green Leadership PROPER 2025, menandai konsistensi kepemimpinannya dalam mendorong transformasi energi bersih di perusahaan listrik nasional tersebut.

Penghargaan yang diserahkan di Jakarta itu menjadi kali ketiga bagi Darmawan, sekaligus memperkuat posisi PLN dalam penerapan prinsip keberlanjutan di sektor energi.

Advertisement

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2025.

“Kepada teman-teman pimpinan perusahaan, CEO (Chief Executive Officer), diucapkan terima kasih yang luar biasa dari kami. Bagian dari compliance yang telah Bapak lakukan berkontribusi serius dalam rangka membangun banyak hal, mulai dari efisiensi sumber daya kita, kemudian pencegahan pencemaran, dan banyak kemudian kegiatan-kegiatan yang mampu membangun ekonomi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung,” ungkap Hanif di Jakarta (7/4/2026).

Konsistensi Kepemimpinan Dorong Transformasi

Di bawah kepemimpinan Darmawan, PLN mencatat peningkatan kinerja lingkungan sepanjang 2025 dengan meraih 11 PROPER Emas dan 35 PROPER Hijau. Capaian ini mencerminkan integrasi prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan.

Menurut Hanif, PROPER menjadi acuan penting bagi dunia usaha untuk melampaui standar kepatuhan lingkungan sekaligus mendorong praktik ekonomi hijau.

“Hari ini tentu menjadi hari yang berbahagia untuk kita semua. Yang hadir di depan saya ini sejatinya adalah tokoh-tokoh yang kemudian memberi arah lingkungan hidup di nasional. Sekali lagi terima kasih,” jelasnya.

Darmawan menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari percepatan transformasi di tubuh PLN.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Kementerian Lingkungan Hidup atas penghargaan yang diberikan. Bagi PLN, PROPER bukan sekadar kepatuhan, melainkan akselerasi transformasi. Komitmen kami adalah menyediakan listrik andal yang memberi nilai bagi lingkungan dan kesejahteraan,” ucapnya.

Dalam lima tahun terakhir, PLN mempercepat transisi energi bersih melalui pengembangan energi baru terbarukan, penurunan emisi, hingga pengolahan limbah bernilai ekonomi.

Sepanjang 2021 hingga 2025, PLN berhasil meningkatkan reduksi emisi gas rumah kaca dari 12,9 juta ton CO2 menjadi 51,1 juta ton CO2.

Pengembangan energi baru terbarukan juga terus bertumbuh hingga mencapai sekitar 9,4 gigawatt pada 2025. Selain itu, pembangkit berbasis gas mencatat produksi sebesar 33,7 terawatt hour.

Di sisi lain, inovasi hidrogen mulai dikembangkan sejak 2023 melalui Green Hydrogen Plant pertama di Indonesia di PLTGU Muara Karang, Jakarta.

Pengembangan ini berlanjut pada 2024 dengan fasilitas berbasis panas bumi di PLTP Kamojang, Jawa Barat, yang menjadi pionir di Asia Tenggara.

Kini, pengembangan hidrogen telah tersebar di 22 lokasi dengan total kapasitas mencapai 203 ton per tahun, yang dimanfaatkan untuk kebutuhan energi bersih di berbagai sektor.

Ke depan, PLN menargetkan penguatan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta percepatan target Net Zero Emissions 2060.

“Kami terus mendorong inovasi teknologi hijau, kolaborasi global, dan menjadikan keberlanjutan sebagai budaya kerja. PROPER adalah momentum untuk bertransformasi dari sekadar compliance menjadi lead dalam transisi energi,” ujar Darmawan.

Ia berharap berbagai inisiatif tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

”Harapannya, inisiatif-inisiatif yang kami jalankan ini bukan hanya berdampak positif terhadap pelestarian lingkungan, namun juga dapat memberikan multiplier effect dengan mendorong terciptanya lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pembangunan infrastruktur nasional,” pungkasnya. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pelajar Tewas Dilempar Batu di Sleman, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Pelajar Tewas Dilempar Batu di Sleman, Polisi Tangkap Dua Pelaku

Sleman
| Rabu, 08 April 2026, 19:37 WIB

Advertisement

Sarapan Ini Bikin Fokus Naik Tanpa Cepat Lapar

Sarapan Ini Bikin Fokus Naik Tanpa Cepat Lapar

Lifestyle
| Rabu, 08 April 2026, 19:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement