Advertisement
Mahasiswa UKDW Sabet Tiga Juara Dunia lewat Proyek AI
Mahasiswa Informatika di Universitas Kristen Duta Wacana kembali menunjukkan daya saing global setelah memborong tiga gelar juara pertama dan satu posisi finalis dalam ajang hackathon internasional berbasis Web3 dan kecerdasan buatan.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Mahasiswa Informatika di Universitas Kristen Duta Wacana kembali menunjukkan daya saing global setelah memborong tiga gelar juara pertama dan satu posisi finalis dalam ajang hackathon internasional berbasis Web3 dan kecerdasan buatan.
Prestasi ini diraih dari sejumlah kompetisi berbeda yang menuntut pengembangan solusi teknologi inovatif, mulai dari sistem keuangan berbasis blockchain hingga analisis data publik menggunakan AI.
Advertisement
Salah satu capaian datang dari Oktavianus Bima Jadiva yang bersama Harun Al Rasyid dari Amikom Purwokerto meraih Juara 1 dalam Chainlink CRE Hackathon dengan hadiah USD 3.000 melalui proyek Cerville Finance.
Proyek tersebut memungkinkan pengguna memanfaatkan saham digital sebagai jaminan untuk meminjam aset, dilengkapi sistem verifikasi identitas dan pengelolaan risiko otomatis berbasis blockchain.
BACA JUGA

Proyek AI dan Blockchain Jadi Andalan
Tak hanya itu, Oktavianus Bima juga meraih Juara 1 dalam Synthesis Agentic AI Hackathon track Lido Finance dengan hadiah USD 2.000 melalui proyek Lidogent.
Inovasi ini memungkinkan agen AI memanfaatkan hasil keuntungan investasi tanpa menyentuh dana utama pengguna, sehingga risiko kehilangan dana dapat ditekan.
Prestasi lain diraih Yeheskiel Yunus Tame yang memenangkan Juara 1 kategori analisis data publik melalui proyek Tessera.
Sistem tersebut menggunakan AI untuk menganalisis proyek di ekosistem blockchain dan menemukan pola pendanaan yang tidak merata, sekaligus memberi masukan bagi pengelola platform.
Selain tiga gelar juara, tim mahasiswa UKDW yang terdiri dari Alven Tendrawan, Natalie Neysa Jessica Soesanto, dan Oktavianus Bima juga masuk Top 10 Finalist dalam Somnia Reactivity Hackathon melalui proyek SomMemo.
Proyek ini menghadirkan solusi wasiat digital berbasis blockchain yang dapat menyalurkan aset secara otomatis kepada penerima ketika pengguna tidak lagi aktif.
Capaian tersebut menegaskan peran UKDW dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan solusi teknologi yang relevan dan berdampak secara global. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Jadi 12 Kg di Bantul Terbongkar
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement





