Advertisement

Astra Honda Turunkan Line Up Baru di Sepang Kejar Dominasi

Media Digital
Kamis, 09 April 2026 - 16:57 WIB
Maya Herawati
Astra Honda Turunkan Line Up Baru di Sepang Kejar Dominasi Astra Honda Racing Team (AHRT) menurunkan komposisi pebalap baru untuk menghadapi seri pembuka Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia. Tim balap ini langsung membidik persaingan ketat di tiga kelas utama dengan target kembali mendominasi lintasan Asia. / ist

Advertisement

JAKARTA—Astra Honda Racing Team (AHRT) menurunkan komposisi pebalap baru untuk menghadapi seri pembuka Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia. Tim balap ini langsung membidik persaingan ketat di tiga kelas utama dengan target kembali mendominasi lintasan Asia.

Balapan perdana akan berlangsung pada 10–12 April, dengan dua race pembuka digelar pada Sabtu dan Minggu. AHRT membawa lima pebalap andalan untuk bersaing di kelas Asia Production 250 (AP250), Supersport 600 (SS600), dan Asia Superbike (ASB) 1000.

Advertisement

Debut Adenanta di Kelas Tertinggi

Sorotan utama tertuju pada M. Adenanta Putra yang untuk pertama kalinya turun di kelas Asia Superbike 1000 sebagai satu-satunya wakil Astra Honda.

Pebalap asal Magetan ini sebelumnya berpengalaman di AP250 pada 2022 dan melanjutkan karier di SS600 selama tiga musim berikutnya dengan capaian posisi tiga besar.

Kini, ia akan mengandalkan motor CBR1000RR-R untuk bersaing di kelas tertinggi.

“Musim ini menjadi balap pertama saya di kelas ASB1000 bersama CBR1000RR-R, fokus utama saya berusaha memahami karakter motor dan dapat beradaptasi dengan cepat. Meski begitu, saya tetap memiliki target untuk bisa bersaing dengan para rider lainnya, khususnya top rider yang sudah bertarung di ASB1000 sejak tahun sebelumnya,” ujar Adenanta.

Kekuatan Baru di Dua Kelas Lain

Di kelas SS600, AHRT menurunkan dua pebalap muda, Herjun Atna Firdaus dan Fadillah Arbi Aditama, yang sama-sama merupakan juara AP250 pada musim sebelumnya.

Keduanya akan bertarung menggunakan CBR600RR menghadapi puluhan pebalap dari berbagai negara.

Arbi mengaku telah menjalani persiapan matang, termasuk pengalaman balap di FIM Junior GP dan Mandalika Racing Series.

“Saya sangat tidak sabar dan antusias untuk menjalani official test dalam putaran perdana kelas SS600. Saya juga menjalani sesi latihan bersama tim pada bulan Januari lalu, dengan hasil yang cukup baik dan optimal. Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim dan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, di kelas AP250, AHRT kembali mengandalkan Rheza Danica Ahrens yang akan berduet dengan pendatang baru Muhammad Badly Ayatullah.

Badly yang juga tampil di Idemitsu Moto4 Asia Cup tahun ini mengaku siap menghadapi persaingan ketat di kelas tersebut.

“Ini adalah pertama kalinya saya mengikuti ARRC AP250. Meski begitu, saya tetap menargetkan bisa meraih podium. Banyak persiapan yang sudah saya lakukan, baik latihan fisik maupun berlatih di atas motor. Semoga saya bisa mencapai target dan memberikan yang terbaik untuk tim,” ujarnya.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menegaskan bahwa keikutsertaan AHRT bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang pembuktian pebalap Indonesia di level Asia.

“Ajang balap tingkat Asia ini menjadi panggung pertunjukan potensi anak bangsa, baik untuk pebalap maupun tim dalam men-setting motor agar bisa melesat kencang jadi yang terbaik di Asia,” ujarnya.

Dua balapan pembuka akan berlangsung dengan jadwal AP250 pukul 13.10 WIB, SS600 pukul 14.00 WIB, dan ASB1000 pukul 15.05 WIB. Penggemar balap dapat menyaksikan langsung melalui siaran live streaming di kanal YouTube Asia Road Racing Championship. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Krisis Air Bersih di Gunungkidul, Warga Giripurwo Andalkan Tangki

Krisis Air Bersih di Gunungkidul, Warga Giripurwo Andalkan Tangki

Gunungkidul
| Kamis, 09 April 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Detak Jantung Lambat Bisa Berbahaya, Kenali Gejalanya

Detak Jantung Lambat Bisa Berbahaya, Kenali Gejalanya

Lifestyle
| Kamis, 09 April 2026, 20:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement