Advertisement

Prabowo Apresiasi Jateng Borong Bus Listrik dari Pabrik Baru

Media Digital
Kamis, 09 April 2026 - 17:07 WIB
Maya Herawati
Prabowo Apresiasi Jateng Borong Bus Listrik dari Pabrik Baru Presiden Prabowo Subianto menyoroti langkah pemerintah daerah di Jawa Tengah yang mulai memesan puluhan bus listrik saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik di Kabupaten Magelang. Ia menilai langkah tersebut sebagai contoh nyata dukungan terhadap industri nasional. Peresmian fasilitas milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang pada Kamis (9/4 - 2026) turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. /ist

Advertisement

MAGELANG—Presiden Prabowo Subianto menyoroti langkah pemerintah daerah di Jawa Tengah yang mulai memesan puluhan bus listrik saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik di Kabupaten Magelang. Ia menilai langkah tersebut sebagai contoh nyata dukungan terhadap industri nasional.

Peresmian fasilitas milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang pada Kamis (9/4/2026) turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta jajaran Forkopimda Jawa Tengah.

Advertisement

Presiden secara khusus mengapresiasi langkah Pemda Jawa Tengah yang telah memesan bus listrik sebagai bentuk keberpihakan pada produk dalam negeri.

“Saya terima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah. Katanya Pemerintah Daerah di Jawa Tengah sudah pesan beberapa puluh bus. Kita harapkan dari pemerintah daerah lain juga akan bersikap dan membeli produk bangsa kita sendiri, produk Tanah Air,” ujar Prabowo.

Dorong Daerah Ikuti Langkah Jateng

Menurut Prabowo, sektor kendaraan listrik menjadi bagian penting dari industrialisasi nasional, terutama dalam mendukung transisi energi bersih dan kemandirian energi.

Ia berharap langkah yang dilakukan Pemda Jawa Tengah dapat diikuti daerah lain agar penggunaan kendaraan listrik semakin meluas di Indonesia.

Industri Listrik Dinilai Punya Dampak Besar

Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Anindya Bakrie, menyebut fasilitas di Kabupaten Magelang memiliki kapasitas produksi hingga 3.000 unit bus dan truk listrik per tahun, dengan potensi ekspansi hingga 10.000 unit.

Pasar kendaraan komersial di Indonesia dinilai besar, dengan populasi bus sekitar 280 ribu unit dan truk mencapai 6,5 juta unit.

“Kalau seluruh bus dan truk itu terelektrifikasi menjadi kendaraan listrik, ini bisa menghemat buat Indonesia sekitar 5 miliar dolar AS per tahun dari subsidi BBM,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan kendaraan listrik juga berdampak pada industri dalam negeri melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang telah mencapai 40 persen pada 2025 dan ditargetkan mendekati 60 persen tahun ini.

Di sisi lain, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan dukungan untuk kendaraan listrik berbasis baterai, termasuk penyediaan 283 unit SPKLU di 179 lokasi di Jawa Tengah dan DIY, insentif PKB dan BBNKB, serta penyiapan tenaga terampil melalui pendidikan vokasi.

Dengan dukungan tersebut, ekosistem kendaraan listrik di Jawa Tengah dinilai mulai terbentuk, dari produksi hingga infrastruktur dan sumber daya manusia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Krisis Air Bersih di Gunungkidul, Warga Giripurwo Andalkan Tangki

Krisis Air Bersih di Gunungkidul, Warga Giripurwo Andalkan Tangki

Gunungkidul
| Kamis, 09 April 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Detak Jantung Lambat Bisa Berbahaya, Kenali Gejalanya

Detak Jantung Lambat Bisa Berbahaya, Kenali Gejalanya

Lifestyle
| Kamis, 09 April 2026, 20:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement