Ekonomi DIY Triwulan II 2025 Tumbuh 5,49%, Utamanya Ditopang Sektor Konstruksi
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat ekonomi DIY tumbuh 5,49% (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2025, lebih baik dibandingkan
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat ekonomi DIY tumbuh 5,49% (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2025, lebih baik dibandingkan
Konsumsi rumah tangga Indonesia tumbuh sebesar 4,97 persen secara tahunan (yoy) pada triwulan II 2025.
Hal ini diumumkan Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Moh. Edy Mahmud.
BPS Gunungkidul mencatat adanya deflasi pada Juli 2025. Hal ini terlihat dari tingkat inflasi Month to Month (m-to-m) antara Juli dengan Juni yang turun 0,05%.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menurun. Tahun ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia terendah sejak 1970-an.
Harianjogja.com, JOGJA—Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DIY menyebut ketidakpastian global akan berdampak pada kinerja ekspor di DIY.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memangkas target pertumbuhan ekonomi 2025 dari 5,2% menjadi 4,7%-5%.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diprediksi sekitar 5%. Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati.
Ekonom Amerika Serikat Arthur Luffer meyakini presidennya, Donald Trump, akan memberikan tarif impor yang rendah kepada seluruh negara, termasuk Indonesia.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan komitmen untuk menurunkan nilai Rasio Kapital-Output Tambahan (Incremental Capital Output Ratio/ICOR)