Melacak Sejarah Pura Pakualaman di Kulonprogo
Jogja merupakan kota yang memiliki nilai budaya dan sejarah yang terkenal hingga Mancanegara. Selain mendapat julukan sebagai Kota Budaya, Jogja juga dikenal sebagai Kota Sejarah.
Jogja merupakan kota yang memiliki nilai budaya dan sejarah yang terkenal hingga Mancanegara. Selain mendapat julukan sebagai Kota Budaya, Jogja juga dikenal sebagai Kota Sejarah.
Dinas Pariwisata DIY bersama Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo menggelar Menoreh Night Specta di Alun-Alun Wates, Sabtu (12/5/2018). Ribuan warga yang datang menyajikan pertunjukan tari angguk dan pentas musik berbagai genre. Khusus untuk tari angguk, tarian khas Bumi Menoreh itu dikemas dan disajikan dalam tiga jenis yang berbeda, yakni tari angguk biasa, tarik angguk kolosal dan senam angguk.
Tahun ini Taman Budaya Yogyakarta (TBY) merevitalisasi seni tari klasik Bedhaya Murti Panukmaningsih dan Panembahan Senopati Retno Dumilah. Kedua tarian klasik tersebut ciptaan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Sasminta Dipura yang merupakan pendiri Yayasan Pamulangan Beksa Sasmita Mardawa (YPBSM).
Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menyelenggarakan revitalisasi seni tari sebagai upaya menghidupkan kembali kesenian-kesenian yang sudah lama tidak ditampilkan.
Program revitalisasi seni tradisional di DIY terus digencarkan. Yang menjadi sasaran adalah kesenian yang terancam hilang dan tenggelam oleh kemajuan zaman.
Warga Desa Panjatan, Kecamatan Panjatan menggelar doa bersama dalam Nyadran Agung 2018 yang digelar Minggu (6/5/2018). Dalam upacara tradisional yang digelar, warga berdoa memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus berharap masa depan desa semakin baik.
Ratusan warga di kawasan budaya Kotagede mengikuti kiran budaya Ambengan Ageng di pelataran Masjid Agung Kotagede, Minggu (29/4/2018). Kirab budaya tersebut untuk mengiringi prosesi Nawu Sendang Seliran, yang ada di kompleks makam raja-raja Mataram Kotagede.
Ribuan warga Desa Gulurejo, Kecamatan Lendah, menggelar kirab budaya, Sabtu (21/4/2018). Upacara tradisional itu digelar untuk merayakan ulang tahun ke-70 Desa Gulurejo. Desa Gulurejo merupakan hasil penyatuan dua kelurahan yakni Gegulu dan Bonorejo.
Penggunaan bahasa Melayu akan diterapkan di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau mulai 2 Mei 2018.
Acara Bersih Desa Tri Dusun Karangtengah I, II dan III, Gunungkidul kembali digelar pada 2 April 2018. Untuk tahun ini ada beberapa inovasi, salah satunya para peserta wajib mengenakan pakaian adat Jawa.