Kualitas Air Sungai di Sleman Lebihi Ambang Batas Baku Mutu
Sebanyak 11 sungai besar di Sleman terpantau melampaui ambang batas baku mutu. Aktivitas pertanian dan industri atau usaha diduga menjadi penyebabnya
Sebanyak 11 sungai besar di Sleman terpantau melampaui ambang batas baku mutu. Aktivitas pertanian dan industri atau usaha diduga menjadi penyebabnya
Baru-baru ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja menyatakan hampir semua air sumur, singai, dan embung tercemar dimana terdapat kandungan NO3 (Nitrat) dan
Kualitas air di Kota Jogja sangat buruk dan membahayakan kesehatan. Hampir seluruh air sumur tak lagi bisa diminum akibat tercemar tinja.
DLH Kota Jogja merekomendasikan air sumur di Kota Jogja hanya digunakan untuk mandi dan mencuci, bukan untuk dikonsumsi.
Seluruh sungai di Jogja memiliki kualitas air yang buruk dimana melewati batas baku mutu. Selain sungai, dua embung di Jogja ternyata juga tercemar.
BPBD Gunungkidul memastikan anggaran droping air bersih di tahun ini lebih kecil dibandingkan dengan alokasi di 2022. Total anggaran yang disediakan Rp230 juta
Kebutuhan air bersih pada saat perayaan Hari Raya Idulfitri diprediksi mengalami peningkatan. Meski demikian, PDAM Tirta Handayani memastikan tidak ada masalah.
Pemkab Gunungkidul memperluas area lahan untuk pembangunan instalasi pengolahan air berkapasitas 100 liter per detik di Seropan, Kalurahan Gombang, Ponjong
Dinkes Jogja rutin melakukan tes kualitas air di tempat fasilitas umum. Tes dilakukan agar kualitas air di Jogja terjamin.
Sedikitnya 96 siswa di SDN Gombang 1 di Kalurahan Gombang, Ponjong diajari proses pelestarian air untuk kehidupan. Kegiatan ini memperingati Hari Air Sedunia.