Ricuh Derbi Mataram: Ini Peran 3 Orang yang Ditangkap karena Merusak Kendaraan Polisi
Tiga orang ditangkap karena merusak kendaraan polisi dalam kericuhan Derbi Mataram di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10/2019).
Tiga orang ditangkap karena merusak kendaraan polisi dalam kericuhan Derbi Mataram di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10/2019).
Polresta Jogja meringkus 51 orang yang terlibat kerusuhan di Mandala Krida seusai pertandingan PSIM Jogja melawan Persis Solo pada pekan terakhir fase grup Liga 2 2010, Senin (21/10/2019) sore. Tiga di antara mereka adalah perusak dan pembakar mobil polisi.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jogja mengecam kekerasan dan intimidasi yang dialami Guntur Aga Putra, pewarta foto Harian Radar Jogja, dan Budi Cahyono, jurnalis foto Goal Indonesia, saat meliput kericuhan pada Derbi Mataram di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, Senin (21/10/2019).
Dua wadah suporter PSIM Jogja, Brajamusti dan The Maident, meminta maaf sebesar-besarnya kepada warga Jogja dan semua kalangan menyusul kericuhan pada Derbi Mataram di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (22/10/2019) sore.
Asisten Pelatih Persis Solo, Choirul Huda, mendapat tiga jahitan di pelipis kirinya setelah dipukul dalam kericuhan pada laga PSIM melawan Persis di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (21/10). Saat ini kondisi Choirul sudah stabil setelah sempat dirawat di rumah sakit.
Kapolresta Jogja Kombes Armaini mengatakan suporter yang membuat kericuhan pada Derbi Mataram di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10/2019), punya iktikad buruk.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti meminta polisi bertindak tegas terhadap perusuh dalam Derbi Mataram di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (21/10/2019) petang.
Pasoepati, kelompok suporter Persis Solo, mengutuk kekerasan yang menimpa Persis Solo saat bertanding menghadapi PSIM pada pekan terakhir fase grup Liga 1 2019 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (21/10/2019).
Pewarta foto Harian Radar Jogja, Guntur Aga Tirta, menjadi korban kekerasan suporter dalam kericuhan di laga PSIM menjamu Persis Solo di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (21/10/2019) sore.
Kapolresta Jogja Kombes Armaini mengatakan massa beringas dan merusak serta membakar mobil polisi setelah skuat Persis Solo dievakuasi keluar dari Stadion Mandala Krida.