Menangani ODGJ Butuh Peran Sosial
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo mendorong adanya peran sosial yang baik dalam menangani permasalahan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengingat angka penderita gangguan jiwa masih terbilang tinggi.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo mendorong adanya peran sosial yang baik dalam menangani permasalahan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengingat angka penderita gangguan jiwa masih terbilang tinggi.
Seperti pada Pemilu 2014, meningkatnya jumlah kasus gangguan jiwa baru juga terjadi pasca Pemilu 2019 ini. Hal ini disebabkan adanya faktor kekecewaan yang dialami calon legislatif yang gagal dalam pemilu.
Praktik pengasingan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terjadi di Gunungkidul. Saat ini jumlahnya berada di kisaran belasan. Himpitan ekonomi diduga jadi penyebabnya.
Dinas Sosial DIY melalui tim antipasung DIY mengevakuasi salah seorang warga yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Dusun Kedungpoh Kulon, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Senin (16/7/2018).
Seorang pria tergeletak di tengah jalan persis di sebelah Timur Hotal Royal Ambarukmo, Caturtunggal Depok. Warga yang melintas menduga pria tersebut meninggal.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Gunungkidul, Sulistyo mengungkapkan merehabilitasi ODGJ dan ODMK terganjal dengan keluarga yang kurang terbuka.