Pemerintah Bakal Mendenda Medsos yang Menyebarkan Konten Negatif
Pemerintah mengusulkan adanya denda bagi media sosial (Medsos) yang dianggap menyiarkan konten negatif.
Pemerintah mengusulkan adanya denda bagi media sosial (Medsos) yang dianggap menyiarkan konten negatif.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketat memperlakukan akun media sosial pribadinya. Ia mengaku kerap memantau akun pribadinya setiap kali mengunggah foto atau video yang berhubungan dengan kegiatannya sebagai kepala negara.
Warganet Indonesia lebih banyak memakai Twitter untuk mencari konten pornografi daripada konten lainnya.
Dalam suratnya, mereka mengatakan prihatin atas pengumpulan data pengguna TikTok. Mereka juga mengangkat isu sensor dan kemungkinan kampanye pengaruh asing di AS.
Instagram sedang menguji coba fitur baru untuk memudahkan pengguna menyisir daftar akun yang diikuti. Fitur tersebut juga memberikan rekomendasi siapa saja yang bisa berhenti diikuti agar daftarnya lebih ringkas.
Keluarga TNI diminta agar bijak dalam menggunakan media sosial. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Profesor Hariyono.
Teknologi informasi berkembang begitu cepat. Kondisi ini harus dibarengi dengan penggunaan media sosial secara bijak. hal itu diungkapkan Deputi Partisipasi Masyarakat pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Idra Gunawan.
Pengamat politik Rocky Gerung harus mengalami kejadian tidak mengenakkan. Sebab, akun jejaring media sosial Twitter miliknya dikabarkan dibajak.
Perkembangan teknologi komunikasi melaju cepat. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siraj mengatakan mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) beruntung tidak hidup di era media sosial dan tidak mengenal platform tersebut.
Sedikitnya 250.000 orang yang menggunakan situs untuk pekerja seks di Belanda telah dicuri. Data alamat email, nama pengguna hingga kata sandi terenkripsi dicuri dari situs bernama Hookers.nl.