34 Pelaku Usaha Dilatih Pemasaran Online
Sebanyak 34 pelaku usaha di Bantul mengikuti pelatihan pemasaran yang digelar oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul di Aula Kantor Disdag Bantul, Rabu (20/11/2019).
Sebanyak 34 pelaku usaha di Bantul mengikuti pelatihan pemasaran yang digelar oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul di Aula Kantor Disdag Bantul, Rabu (20/11/2019).
Penyelenggaraan Grebeg UMKM DIY 2019 yang digelar BI DIY sejak Kamis (14/11/2019) di Atrium Plaza Ambarrukmo, Sleman resmi ditutup, Senin (18/11/2019). Gelaran ini pun mendapatkan apresiasi dari Pemerintah DIY. UMKM pun diharapkan bisa melihat kebutuhan konsumen agar bisa maju.
Dinas Perdagangan (Disdag) tengah menyeleksi sejumlah produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang akan mengisi Pasar Seni Gabusan (PSG) pasca-penataan mendatang. Dari hasil kurasi sementara, tercatat ada 250 UMKM yang dipastikan masuk PSG.
Grebeg UMKM DIY 2019 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY berlangsung meriah dari pembukaan hingga hari terakhir penutupan stan UMKM pada Minggu (17/11/2019).
Bank Indonesia menunjukkan komitmennya dalam memajukan potensi lokal DIY salah satunya kopi Menoreh, Kulonprogo yang memiliki cita rasa unik. Upaya yang dilakukan salah satunya dengan menggelar Grebeg Latte Art di Plaza Ambarrukmo, Sleman, Sabtu (16/11/2019) dalam rangkaian Grebeg UMKM DIY 2019 yang digelar Bank Indonesia DIY.
Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DIY menginginkan UMKM yang selama ini dibina oleh BI, semakin dikenalkan ke masyarakat. Melalui peresmian Grebeg UMKM DIY 2019 diĀ Atrium Plaza Ambarrukmo, Sleman, Kamis (14/11), keinginan tersebut dapat segera terwujud.
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta memetakan enam persoalan pokok dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi. Guna mengembangkan UMKM di DIY diperlukan strategi yang tepat.
Pelaku UKM yang memproduksi kain tenun dan songket di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), diminta untuk jangan terlalu tergantung pada bahan baku impor.
Banyaknya proyek infrastruktur di DIY berdampak pada pelaku usaha di dekat lokasi proyek.
Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DIY bertekad mengusung tiga isu utama untuk membangun ekonomi DIY. Selain fokus ke masalah UMKM, Hippi juga fokus pada pengembangan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.