Pasar Domestik Jadi Target Baru Pemasaran Gula Semut
Pemkab Kulonprogo mulai menyasar pemasaran hasil produksi gula semut untuk wilayah domestik (dalam negeri) dan perhotelan. Selama ini, pemerintah konsentrasi memasarkan gula semut ke pasar ekspor.
Pemkab Kulonprogo mulai menyasar pemasaran hasil produksi gula semut untuk wilayah domestik (dalam negeri) dan perhotelan. Selama ini, pemerintah konsentrasi memasarkan gula semut ke pasar ekspor.
Perempuan memiliki peranan penting dalam ekonomi Indonesia. Untuk mendorong kemandirian usaha bagi perempuan, Google kembali memperluas jangkauan kelas reguler Womenwill di Jogja yang ditandai dengan peluncuran oleh GKR Mangkubumi.
Produk lokal hasil produksi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kulonprogo masih terkendala pemasaran produk. Untuk menghadapinya, Dinas Koperasi dan UMKM Kulonprogo memberikan pendampingan intensif.
Sebanyak 30 kreator lokal terbaik Jogja mengikuti gelaran MAKERFEST 2018 yang didukung penuh oleh platform belanja daring, Tokopedia. Mereka diberi kesempatan untuk mempresentasikan ide uniknya kepada masyarakat lewat MAKERFEST City Big Bang yang diselenggarakan pada 15-16 September di Mandala Krida, Jogja.
Selama ini, kita mengenal lokasi produksi kain tenun lurik ada di Klaten, Jawa Tengah dan Krapyak, Kota Jogja. Namun, kabupaten paling barat Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Kulonprogo juga punya lokasi produksi lurik loh.
Manunggal Fair kembali digelar. Pada tahun ini, event besar promosi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kulonprogo tersebut, dilangsungkan pada 28 September hingga 6 Oktober 2018 mendatang. Ratusan stan siap meramaikan dan memanjakan mata para pengunjung.
Setelah sukses digelar tahun lalu di 17 kota seluruh Indonesia, pestanya para UKM di seluruh Indonesia Gebyar UKM Indonesia hadir lagi untuk ketiga kalinya.
Sosialisasi program peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah terus digiatkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY. Melalui program Business Development Services (BDS), pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha serta pemahaman akan hak dan kewajiban perpajakan juga semakin meningkat.
Permodalan masih menjadi kendala utama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas produksinya.
Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Bantul mengalokasikan anggaran Rp270 juta untuk sertifikasi dan standardisasi produk. Diharapkan dengan penetapan baku mutu ini dapat meningkatkan kualitas usaha sehingga dapat bersaing dengan produk luar.