Permintaan Ekspor UMKM Tinggi Saat Pandemi, Tapi Terkendala Kapasitas Produksi
Sayangnya, permintaan ekspor yang tinggi dihantui oleh kelangkaan kontainer.
Sayangnya, permintaan ekspor yang tinggi dihantui oleh kelangkaan kontainer.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki mengapresiasi Accor Group yang menggandeng usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Langkah sejumlah hotel di bawah Accor Group tersebut dinilai bisa membantu mengembangkan UMKM.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bekerja sama dengan PT Solar Indonesia meluncurkan Gerobak Listrik (Gelis). Produk Gelis sebagai upaya memenuhi kebutuhan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jogja. Kendaraan ini nantinya bisa membantu pelaku UKM dalam mengangkut barang-barang usahanya.
Berawal dari keprihatinan terhadap perilaku tidak baik sejumlah penjual jamu gendong, Erwin Dianawati tergerak hatinya untuk membuat jamu yang asli dan sehat. Usahanya membuahkan hasil, kini usaha jamu kemasan yang dirintisnya berkembang menjadi salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magelang.
Saat ini tercatat lebih dari 65 juta UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia. Jika hanya 1 persen, berarti sekitar 650.000 yang memiliki sertifikasi halal.
Pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi sektor pariwisata dan sektor pendukung lainnya. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini bergantung pada dunia pariwisata tak luput menjadi sektor yang ikut terdampak, salah satunya UMKM kerajinan batik kayu Sanggar Punokawan di Dusun Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Saat ini jumlah sanggar semakin menurun, dari sebelumnya 40 sanggar yang aktif kini hanya bertahan 10 sanggar.
Tidak diperdebatkan lagi Covid-19 berdampak signifikan pada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang memosisikannya dalam kondisi krisis. Perekonomian Indonesia dipicu utamanya dari sisi konsumsi. Tentu jelas impaknya dengan menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi.
plikasi Pembinaan Sibakul Jogja dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) DIY terus berinovasi menambah fitur-fitur layanan yakni penyediaan data UMKM sebagai bentuk layanan informasi bagi publik.
DPRD DIY menyarankan kepada Pemda DIY untuk membuat perencanaan yang tepat dalam melakukan recovery terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak pandemi Covid-19. Sejumlah saran tersebut antara lain, pentingnya melakukan kajian dengan melibatkan berbagai pihak untuk membuat perumusan secara menyeluruh recovery tersebut.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menargetkan sebanyak 30 juta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sudah menggunakan platform digital pada 2024 mendatang. Kapasitas produksi dan kualitas menjadi faktor penting menjadikan UMKM menggunakan platform digital agar mampu bersaing dengan merek terkenal. Pandemi Covid-19 membuat jutaan UMKM beralih ke digital.