Selama Ramadan, Ada 7 Laporan Gangguan Kamtib di Pasar Beringharjo
Sepanjang Ramadan hingga libur Lebaran, tercatat ada tujuh laporan menyangkut keamanan dan ketertiban (kamtib) di Pasar Beringharjo.
Sepanjang Ramadan hingga libur Lebaran, tercatat ada tujuh laporan menyangkut keamanan dan ketertiban (kamtib) di Pasar Beringharjo.
Libur lebaran 2019 ini, Jogja kembali dipadati wisatawan. Destinasi utama para pelancong ini tak lain adalah Malioboro. Selain menikmati suasana sore dan malam yang syahdu, tak ketinggalan mereka juga berburu oleh-oleh khas Jogja di sana.
Untuk mengurangi jumlah uang lusuh yang beredar di masyarakat, Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja meresmikan Pasar Kawasan Bebas Uang Lusuh (Pak Kabul) di Pasar Beringharjo, Rabu (22/5/2019).
Selama dua pekan ke depan, sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jogja bakal memasarkan produknya di Pasar Beringharjo.
Salah satu grup band indie Jogja yang tengah naik daun, Om Wawes meramaikan acara peresmian panggung promosi pusat perbelanjaan Pasar Beringharjo yang dilaksanakan pada Selasa (18/12/2018).
Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke Pasar Beringharjo pada Kamis (30/8/2018). Para pedagang pasar berharap kepada Sandiaga yang juga merupakan ketua APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) agar memperhatikan kesejahteraan pedagang.
-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno yang berpasangan dengan Calon Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Pasar Beringharjo. Sandiaga yang juga merupakan ketua APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) menemui sejumlah pedagang.
Sekitar 10 hari setelah jam operasional ditambah, para pedagang mulai enggan membuka lapak hingga malam hari.
Pasar Beringharjo merupakan destinasi belanja primadona bagi para pelancong yang mampir untuk berlibur di Jogja. Selain batik, produk kerajinan juga selalu jadi buruan para pengunjung yang ingin mencari buah tangan maupun untuk dijual kembali.
Rata-rata omzet per hari pedagang batik cap Pasar Beringharjo sampai H+4 Lebaran lebih rendah daripada omzet saat libur Lebaran tahun lalu. Selain karena libur Lebaran tahun ini bertepatan dengan tahun ajaran baru, kondisi Kota Jogja yang diliputi klithih dan erupsi freatik Merapi disinyalir menjadi penyebab turunnya omzet.