Rencana Pembatasan BBM Bersubsidi Bisa Berdampak, Ini Kata Indef
Rencana pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan kenaikan tarif kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek bisa berdampak bagi masyarakat.
Rencana pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan kenaikan tarif kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek bisa berdampak bagi masyarakat.
Keputusan kebijakan pembatasan penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi belum final. Pemerintah masih dalam tahap kajian.
Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian berkala untuk harga BBM Non-subsidi per September 2024.
PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax untuk sejumlah wilayah mulai hari ini, Minggu (1/9/2024).
Harga Pertamax Series dan Dex Series mengalami penurunan dan berlaku mulai Minggu, 1 September 2024.
Pembatasan kriteria penerima atau pembeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Pertalite dan Solar rencananya bakal diterapkan mulai 1 Oktober 2024.
Pemerintah terus mematangkan aturan baru terkait dengan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Pertalite dan Solar.
Menurutnya kenaikan harga Pertamax bisa mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk kompensasi.
Ferdy tetap berharap bahwa Pertamina menggunakan parameter yang tepat, agar keuangan Pertamina aman tetapi tidak memberatkan masyarakat.
Padahal saat itu harga minyak dunia meroket dan nilai tukar rupiah terus merosot, karena hal itu sebagai upaya agar daya beli masyarakat tidak semakin melemah.