Kabar Gembira! Harga Pertamax Series dan Dex Series Turun per 1 Januari Ini
Pertamina Patra kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax Series dan Dex Series.
Pertamina Patra kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax Series dan Dex Series.
Selama libur Natal 2023, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan konsumsi BBM di Jawa Tengah dan DIY.
PT Pertamina Patra Niaga memproyeksikan terjadi peningkatan pembelian bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji selama periode libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Menteri ESDM, Arifin Tasrif menegaskan pemerintah belum memiliki rencana untuk menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Harga ini berlaku untuk propinsi dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5% seperti di wilayah DKI Jakarta. Termasuk di DIY
Beredar di media sosial sebuah konten bahwa isi bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina harus dengan rupiah nominal ganjil.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Empat SPBU di Gunungkidul dilarang menjual BBM bersubsidi selama 14 hari. Sanksi diberikan karena menyalahi kententuan tentang penjualan BBM bersubsidi.
Berdasarkan pengumuman resmi Pertamina, Rabu (1/11), harga Pertamax turun Rp600 per liter menjadi Rp13.400 per liter.
Sejak 1 November 2023, Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian turun harga untuk Pertamax Series dan Dex Series.