Dampak Harga Minyak, Pertamina Masih Tahan Harga BBM
PT Pertamina (Persero) belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium kendati nilai tukar rupiah semakin memerah terhadap dolar Amerika Serikat.
PT Pertamina (Persero) belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium kendati nilai tukar rupiah semakin memerah terhadap dolar Amerika Serikat.
PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada masalah dalam pasokan bahan bakar minyak ataupun gas di Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan Donggala.
Penerapan kembali bahan bakar biodiesel atau biosolar (B20) tak dipersoalkan konsumen. Upaya pemerintah menekan defisit neraca perdagangan dengan menerapkan penggunaan B20 tersebut tak menjadi persoalan di tingkat daerah.
Dampak kenaikan harga Pertamax di wilayah DIY dan Jawa Tengah dari Rp8.900 menjadi Rp9.500 pada awal Juli ini tak begitu terasa di lapangan. Konsumsi masyarakat akan harga bahan bakar khusus (BBK) ini tercatat masih stabil.
Konsumsi Pertamax di wilayah DIY-Jawa Tengah selama masa angkutan mudik Lebaran lebih tinggi 17% dari konsumsi normal harian. Kendati masa angkutan baru beberapa hari berlangsung, konsumesi Pertamax di wilayah ini tercatat mencapai 3.012 kiloliter.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Igantius Jonan melakukan survei minat masyarakat di salah satu SPBU Jalan Kaliurang Kilometer 11,5. Dalam survei tersebut Ignatius Jonan sempat menggratiskan empat warga yang mengisi BBM.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno memproyeksikan keuntungan yang dikantongi PT Pertamina (Persero) bakal tergerus pada 2018.
Selama Lebaran 2018, konsumsi BBM diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 14%. Hal tersebut diungkapkan Badan Pengatur Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
PT Pertamina Marketing Operation Region IV Jawa Tengah-DIY membentuk Tim Satgas Puasa dan Lebaran 2018. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM selama puasa.
Badan usaha niaga BBM harus meminta persetujuan pemerintah bila ingin menaikkan harga jenis BBM umum. Hal itu dilakukan pemerintah agar tingkat daya beli masyarakat dan inflasi tetap terjaga.