Ternyata Ini Alasan Jokowi Belum Putuskan Kenaikan Harga BBM
Jokowi menyatakan pemerintah masih menghitung secara hati-hati terkait rencana kenaikan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar.
Jokowi menyatakan pemerintah masih menghitung secara hati-hati terkait rencana kenaikan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar.
Pemerintah dikabarkan akan segera mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat ini.
Rencana kenaikan harga BBM bersubsidi oleh pemerintah pusat ditanggapi DPC PDIP Jogja.
Tak hanya bisa membangun 3.333 rumah sakit, anggaran subsidi BBM juga bisa membangun 3.501 ruas tol baru dengan estimasi biaya Rp142,8 miliar per km.
Kementerian Keuangan mencatat dari 86 persen rumah tangga yang mengonsumsi Pertalite, 80 persen diantaranya masuk kategori mampu.
DPR menyarankan pemerintah mengubah skema subsidi BBM menjadi bantuan langsung tunai (BLT).
Fatwa pembelian BBM bersubsidi diharapkan efektif menekan konsumsi BBM masyarakat yang belakangan terlanjur meleset dari proyeksi awal tahun.
Pemerintah menganggarkan subsidi BBM senilai Rp502 triliun dengan asumsi 23 juta kiloliter, tetapi proyeksi hingga akhir tahun mencapai 29 juta kiloliter.
Komisi VII menyebut tingkat konsumsi BBM bersubsidi meningkat dalam beberapa hari terakhir ini dan sudah jauh dari proyeksi Pertamina.
Organisasi buruh berencana akan melakukan mogok besar-besaran pada awal September 2022 jika pemerintah jadi menaikkan harga BBM.