Jika Orang Tua Depresi, Prestasi Anak Bisa Turun
Kebahagiaan dan optimisme orang tua menjalani hidup berpengaruh besar pada prestasi anak-anak.
Kebahagiaan dan optimisme orang tua menjalani hidup berpengaruh besar pada prestasi anak-anak.
Menyusui bayi tak hanya bermanfaat bagi kesehatan si orok. Kesehatan mental ibu juga terpengaruh.
Melatih anak-anak untuk terbiasa berpuasa, khususnya mereka yang masih berusia di bawah lima tahun perlu mendapatkan perhatian serius bagi orang tua. Hal itu juga berkaitan dengan pelaksanaan syariah agama.
Generasi masa kini yang akrab dengan teknologi, banyak orang tua yang merasa "terengah" mengikuti pola pikir dan kecepatan anak-anak menerima informasi. Berarti pola asuh harus diubah. Orang tua harus mau belajar.
Permainan tradisional mendorong kebiasaan baik pada anak-anak agar kerap bermain di luar. Orang tua tentu harus memberi contoh. Jangan terlalu banyak bermain bersama gadget. Ada baiknya mengembalikan kejayaan permainan tradisional yang pernah dimainkan para orang tua dengan menularkannya pada anak.
Ibu yang berkarier dan sibuk di kantor atau mengurus pekerjaan harus mewaspadai hanya menjadi orang tua saat libur akhir pekan tiba. Dampaknya bisa macam-macam bagi perkembangan anak-anak.
Psikopat adalah orang yang karena kelainan jiwa menunjukkan perilaku yang menyimpang sehingga mengalami kesulitan dalam pergaulan. Anak-anak juga bisa menjadi seorang psikopat. Tentu orang tua tidak mau hal itu terjadi, namun tanda-tandanya bisa dikenali sejak dini. Beri ketegasan, arahkan dengan baik, jika perlu berkonsultasilah dengan psikolog.
Banyak orang tua yang merasa keren telah membuatkan akun media sosial bagi anak-anaknya yang masih di bawah usia 13 tahun. Bahkan masih bayi telah ada akun media sosialnya. Tetapi sebenarnya apa kata psikolog soal ini?
Berjauhan dengan buah hati karena pekerjaan tentu tidak enak. Apalagi jika kesibukan membuat kualitas komunikasi menurun. Padahal anak-anak perlu mendapatkan perhatian intensif dari orang tua. Bagaimana mengatasinya?
Anak-anak menunjukkan beragam perilaku yang acak. Ada yang diam dan penurut, ada yang jahil, ada yang sangat kreatif dan lucu, ada juga yang suka mengganggu. Dalam pengasuhan anak, orang tua tentu harus meningkatkan pengetahuan mereka untuk menangani perilaku-perilaku kecenderungan anak, apalagi pada anak-anak yang suka mengganggu.