Mendikbud Bolehkan Sekolah Dibuka, Sultan: Jangan Dulu
Sekolah di DIY dipastikan tidak akan dibuka dalam waktu dekat.
Sekolah di DIY dipastikan tidak akan dibuka dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Bahron Rasyid memastikan pihaknya belum akan menerapkan kegiatan tatap muka untuk proses belajar mengajar. Hal ini tidak lepas dengan perkembangan virus corona di Bumi Handayani.
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V memastikan tidak ada kewajiban bagi mahasiswa baru untuk datang ke kampus. Meski demikian, sebagian mahasiswa lama tetap harus ke kampus untuk proses perkuliahan yang tidak bisa dilakukan online.
Berbagai orang mulai dari praktisi, akademisi hingga pemangku kebijakan tengah sibuk merumuskan pendidikan daring paling tepat diterapkan di tengah situasi pandemi saat ini. Beberapa gagasan juga disampaikan oleh profesor bidang pendidikan, Prof. Sutrisna Wibawa.
Pembukaan kegiatan belajar tatap muka di DIY akan dilakukan secara bertahap.
Pembelajaran tatap muka mulai dilakukan di Gunungkidul.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menyatakan sampai saat ini belum ada pembelajaran tatap muka di DIY dari tingkat perguruan tinggi hingga TK. "Belum ada satu kampus pun yang tatap muka karena kehati-hatian kita," ujarnya, Selasa (28/7/2020).
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan, pelaksanaan belajar di rumah (BDR) tidak sepenuhnya berjalan baik.
Hasil survei Pemkot Jogja menyatakan sebagian besar orang tua di wilayah ini tidak menginginkan anak mereka belajar tatap muka di sekolah, mengingat pandemi Covid-19 yang belum melandai.
Pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi semua pihak, termasuk institusi pendidikan khususnya mahasiswa kelas Internasional yang menjalankan program dual degree ataupun program pertukaran pelajar (student exchange) di universitas luar negeri.