RAPBN 2026, Anggaran Sekolah Rakyat Naik 255,71 Persen Jadi Rp24,9 Triliun
Alokasi anggaran Sekolah Rakyat (SR) dalam RAPBN 2026 naik drastis mencapai Rp24,9 triliun. Jumlah tersebut melonjak 255,71% dibandingkan dengan anggaran 2025
Alokasi anggaran Sekolah Rakyat (SR) dalam RAPBN 2026 naik drastis mencapai Rp24,9 triliun. Jumlah tersebut melonjak 255,71% dibandingkan dengan anggaran 2025
Presiden Prabowo Subianto mengalokasi anggaran pupuk bersubsidi senilai Rp46,87 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Anggaran MBG dialokasikan sebesar Rp332 Triliun pada RAPBN 2026. Anggaran ini ternyata diambil dari plot anggaran pendidikan sebesar 44,2%.
Total RAPBN 2026 sebesar Rp1.498,25 triliun. Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk 102 kementerian dan lembaga pemerintahan.
Pemerintah mengusulkan anggaran belanja untuk kementerian dan lembaga (k/l) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sebesar Rp1.498,
Untuk kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp6,3 triliun di Rancangan APBN 2026
Anggaran pelaksanaan program prioritas untuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2026 meningkat 8% menjadi Rp114 triliun dari tahun sebelumnya Rp105,6 triliun
Pemerintah mengalokasikan dana senilai Rp508,2 triliun untuk program perlindungan sosial (perlinsos) di Rancangan APBN 2026
Anggaran untuk subsidi energi dalam RAPBN 2026 mencapai Rp210,1 triliun, lebih tinggi apabila dibandingkan dengan alokasi pada APBN 2025, yakni Rp203,41 triliun
Pemerintah menganggarkan Rp178,7 triliun untuk gaji guru dan dosen pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.